Berita

Uncen Kukuhkan 1.039 Wisudawan Periode III Tahun 2025

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua, menggelar Wisuda Periode III Tahun 2025 di Auditorium Uncen Abepura, Kota Jayapura, Kamis (28/8/2025). Pada prosesi akademik yang berlangsung khidmat tersebut, sebanyak 1.039 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 7 doktor (S3), 42 magister (S2), 985 sarjana (S1), dan 5 diploma tiga (D3) dari berbagai fakultas.

Prosesi pengukuhan disaksikan langsung jajaran senat universitas, Forkopimda Papua, para dosen, serta keluarga besar lulusan, yang turut memberi warna haru dan kebanggaan atas capaian akademik tersebut.

Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab baru yang harus diemban para lulusan.

“Para wisudawan adalah duta Uncen yang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Rektor Wambrauw dalam sambutannya, sembari mengingatkan agar alumni menjaga integritas serta menjadi teladan dalam membangun peradaban di Tanah Papua dan Indonesia.

Lulusan terbanyak berasal dari FKIP dengan 315 orang, disusul Fakultas Hukum 164 orang, FEB 139 orang, dan fakultas lainnya. Sejak berdiri tahun 1962, total alumni Uncen mencapai 95.272 orang.

Uncen juga memberi penghargaan kepada wisudawan terbaik, di antaranya Aknens Piona Sahetapy (S3, IPK 3,93) serta Murni (S1 PGSD, IPK 3,99). Selain itu, kapasitas akademik meningkat dengan hadirnya dosen baru bergelar doktor, seperti Dr. Raoda Ismail, M.Pd dan Dr. Paula Nancy Lefaan, S.Si., MPH.

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA, menegaskan bahwa para lulusan harus menjaga integritas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Menurutnya, keberhasilan akademik yang diraih melalui proses panjang di bangku kuliah harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Alumni Uncen jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi harus menjadi pencipta lapangan kerja bagi orang lain,” tegasnya saat menyampaikan pesan di hadapan ribuan wisudawan dan keluarga yang hadir dalam prosesi wisuda.

Menurutnya, Ia menambahkan, paradigma lulusan Uncen tidak boleh berhenti pada orientasi mencari pekerjaan semata, melainkan diarahkan untuk menjadi agen pencipta lapangan kerja baru.

Tahun akademik 2025/2026, Uncen menerima 6.000 mahasiswa baru, sehingga total mahasiswa aktif kini mencapai 21.820 orang dengan dukungan 832 dosen dan 572 tenaga kependidikan. Prosesi wisuda berlangsung khidmat, dihadiri Forkopimda Papua, pimpinan senat, dosen, Dharma Wanita, serta keluarga wisudawan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

3 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

3 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

4 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

7 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

9 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

9 jam ago