Berita

Vivian Gobai Usung Empat Misi Bangun Fondasi Basket Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Perbasi Papua Tengah periode 2026–2030, Vivian Gobai, menetapkan visi dan empat misi sebagai arah pengembangan bola basket di Papua Tengah selama masa kepemimpinannya. Program tersebut berfokus pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Sah! Vivian Gobai Resmi Pimpin PERBASI Papua Tengah Periode 2026–2030

Visi dan misi itu disampaikan sebelum  Vivian terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Perbasi Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Sabtu (4/7/2026).

Mantan atlet basket andalan pada awal 2000-an itu menegaskan komitmennya membangun fondasi organisasi yang kuat agar Papua Tengah mampu melahirkan atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Visi Perbasi Papua Tengah adalah menjadikan Provinsi Papua Tengah sebagai pusat pengembangan bola basket yang berprestasi di tingkat Provinsi dan Nasional.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Vivian mengusung empat misi.

Pertama, pembinaan atlet. Perbasi akan membangun sistem pembinaan berjenjang mulai dari kelompok umur untuk mencetak atlet basket berbakat di Papua Tengah.

“Jadi ini membina pengembangan atlet basket itu sendiri,” ujarnya.

Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Fokus diarahkan pada peningkatan kompetensi pelatih melalui sertifikasi serta mencetak lebih banyak wasit berlisensi.

“Ini lebih kepada pelatih dan kepada wasit. Meningkatkan kompetensi pelatih melalui sertifikasi dan mencetak jumlah wasit berlisensi,” jelasnya.

Ketiga, pengembangan infrastruktur. Vivian menilai fasilitas bola basket di Papua Tengah masih belum merata. Menurutnya, lapangan basket umum di Nabire masih terbatas, sedangkan di Timika sebagian besar hanya tersedia di lingkungan sekolah. Sementara itu, di Kabupaten Paniai, Dogiyai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya, fasilitas serupa dinilai belum tersedia.

“Mungkin di Nabire ada beberapa tetapi lapangan basket yang umum itu kakaknya belum ada. Untuk di Timika di sekolah-sekolah ada. Tapi umum saya belum tahu,” tegasnya.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Deiyai telah mengagendakan pembangunan lapangan basket pada tahun ini.

“Saya dengan Kesbangpol Deiyai mau bangun tahun ini,” katanya.

Keempat, sinergi dan kolaborasi. Perbasi Papua Tengah akan memperkuat kerja sama dengan KONI, pemerintah provinsi dan kabupaten, sekolah, serta sektor swasta guna mempercepat pengembangan olahraga bola basket di daerah.

“Jadi bukan saja kolaborasi kami, bersama-sama juga dengan KONI dan juga kepada pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten, pihak sekolah dan juga pihak swasta,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

4 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

4 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

5 jam ago

Agustinus Anggaibak Dorong Enam Provinsi Sepakati Definisi OAP, Perdasus Papua Tengah harus Dievaluasi

NABIRE, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mendorong enam provinsi di Tanah Papua…

5 jam ago

KPK Soroti Area Rentan Korupsi, Pemprov Papua Tengah Diminta Perkuat Tata Kelola Dana Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata…

7 jam ago

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

20 jam ago