Berita

Warga Dua Distrik Terpencil Minta Akses Jalan Dibuka, Ini Respon Wabup Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Masyarakat Distrik Piyaiye dan Sukikai Selatan, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, meminta pemerintah daerah membuka akses jalan darat yang menghubungkan Moanemani, ibu kota kabupaten, ke dua distrik terpencil tersebut.

Permintaan ini disampaikan oleh tokoh masyarakat sekaligus tokoh gereja, Pdt. Daud Magai, dalam kesempatan kunjungan kerja Wakil Bupati Dogiyai sekaligus peluncuran subsidi penerbangan ke Distrik Piyaiye dan Sukikai Selatan pada Rabu, 24 Juli 2025.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah membuka isolasi wilayah ini melalui pembangunan jalan darat. Selama ini, masyarakat kami harus berjalan kaki selama dua hingga empat hari untuk berbelanja ke Moanemani. Bahkan, kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak harus didatangkan dari Nabire melalui jalur udara, dengan biaya carter pesawat yang sangat mahal, mencapai lebih dari 20 juta rupiah per sekali terbang,” ujar Pdt. Daud Magai.

Menurutnya, akses yang terbatas membuat masyarakat di dua distrik tersebut hidup dalam kesulitan, baik dari sisi ekonomi maupun pelayanan dasar. Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Dogiyai menganggarkan pembangunan jalan dari Abouyaga, Distrik Mapia Barat, menuju Piyaiye dan Sukikai Selatan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menganggarkan perpanjangan dan perbaikan lapangan terbang Apogomakida (Apouwo) dan Unito.

“Tahun depan, kami akan anggarkan pekerjaan peningkatan landasan bandara di Apouwo dan Unito menggunakan alat berat agar pelayanan penerbangan ke dua distrik tersebut dapat berjalan lancar,” ujar Wabup Anouw.

Ia menambahkan bahwa penguatan infrastruktur transportasi, baik darat maupun udara, sangat penting untuk membuka akses pelayanan publik dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

23 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

23 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

23 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

1 hari ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

1 hari ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

1 hari ago