NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah menetapkan arah pembangunan 2026 secara agresif, terukur, dan berbasis hasil melalui Musrenbang Otsus dan RKPD yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (28/4/2026).
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pembangunan harus berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar perencanaan di atas kertas.
Dalam forum tersebut, pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan melalui program pengiriman putra-putri Papua Tengah ke sekolah kedinasan seperti IPDN, Akpol, dan Akmil, dengan target 1.500 SDM unggul dalam tiga tahun.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley dan rombongan tiba untuk menghadiri pembukaan Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Tengah 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). Kehadiran pimpinan daerah tersebut menandai komitmen pemerintah memperkuat arah pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, unsur Forkopimda, serta para pejabat daerah berdiri saat pembukaan Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Tengah 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). Forum ini menjadi momentum penting menyatukan arah pembangunan provinsi dan delapan kabupaten. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan arahan saat Musrenbang Otsus dan RKPD Tahun 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (28/4/2026). Pemerintah menegaskan pembangunan difokuskan pada penguatan SDM dan ekonomi rakyat. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].

Ratusan peserta mengikuti suasana Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Tengah 2026 saat Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan arahan pembangunan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). Dalam sambutannya, gubernur menekankan pentingnya pembangunan yang terukur, sinkron, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, memaparkan arah kebijakan pembangunan 2026 saat Musrenbang Otsus dan RKPD di Nabire, Selasa (28/4/2026), dengan menekankan keselarasan program lintas daerah sebagai kunci percepatan hasil nyata. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].

Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menyampaikan laporan pelaksanaan Musrenbang Otsus dan RKPD di Nabire, Selasa (28/4/2026), sekaligus menyampaikan keterlibatan ratusan peserta dari delapan kabupaten sebagai bagian dari upaya menyelaraskan arah pembangunan yang terintegrasi dan tepat sasaran. [Foto: Humas Pemprov Papua Tengah].
Di sektor ekonomi, Pemprov meluncurkan program penanaman 1,6 juta pohon kopi serta mendorong penguatan pangan lokal seperti ubi, keladi, dan sagu sebagai langkah pemberdayaan masyarakat.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan delapan kabupaten agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menyebut Musrenbang diikuti sekitar 600 peserta dari delapan kabupaten serta melibatkan tokoh adat, perempuan, pemuda, akademisi, dan mitra pembangunan.
Pemprov Papua Tengah menargetkan seluruh program Otsus ke depan memberi manfaat nyata di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan infrastruktur dasar. [*].









