Berita

Disperindag Papua Perketat Pengawasan Harga, Cegah Penimbunan di Tengah Isu Global

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua memperketat pengawasan harga bahan pokok di pasar tradisional maupun modern guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga oleh oknum pedagang di tengah dinamika konflik global.

Kepala Disperindag Provinsi Papua, A.Y. Imbenai, menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara rutin untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga dan tidak merugikan masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi penimbunan dan permainan harga oleh pedagang,” tegasnya.

Ia menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan langkah tegas bagi pedagang yang terbukti melakukan pelanggaran, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha.

“Kalau ditemukan, kami beri teguran pertama, kedua, sampai pencabutan izin usaha,” ujarnya.

Selain pengawasan, Disperindag juga mengintensifkan edukasi kepada para pedagang agar tidak memanfaatkan isu global untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, serta tidak terpancing isu yang berpotensi memicu panic buying.

“Belanja sesuai kebutuhan, jangan karena isu lalu membeli secara berlebihan,” ucapnya.

Imbenai memastikan, ketersediaan bahan pokok di Jayapura dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan pasca Idulfitri. Kekurangan stok yang sempat terjadi juga telah diantisipasi melalui pemesanan ulang.

“Stok aman, barang yang sempat berkurang sudah dalam perjalanan ke Jayapura,” jelasnya.

Disperindag Papua menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok demi melindungi daya beli masyarakat di tengah situasi global yang dinamis. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

4 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

5 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

14 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

14 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago