Berita

DP3AKB Jadi Pilar Perlindungan Kelompok Rentan, Herman Kayame Tekankan Peran Strategis Dukung Visi Papua Tengah Emas

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, menegaskan pentingnya optimalisasi tugas pokok dan fungsi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) sebagai garda terdepan perlindungan kelompok rentan di Papua Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Herman Kayame saat mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam rangka mendukung pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yaitu “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berbasis Sains, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan”.

baca juga: DP3AKB Papua Tengah Gelar Ibadah Syukur Tempati Kantor Baru, Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Keluarga

Menurut Herman Kayame, dalam visi pembangunan daerah tersebut, pembangunan sumber daya manusia, khususnya perempuan, anak, dan keluarga, merupakan fondasi utama yang menentukan keberhasilan pembangunan jangka panjang Papua Tengah.

Herman Kayame menekankan bahwa DP3AKB tidak hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan memiliki peran strategis sebagai benteng perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang paling rentan dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah berkelanjutan.

“Dinas P3AKB merupakan benteng pertahanan bagi kelompok paling rentan. Di balik data dan angka statistik, terdapat persoalan struktural yang harus ditangani secara komprehensif dan berkelanjutan melalui kebijakan lintas sektor yang terintegrasi,” tegas Herman Kayame

Lebih lanjut, Herman Kayame menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi DP3AKB harus diterjemahkan ke dalam program nyata dan terukur untuk menjawab berbagai persoalan sosial di Papua Tengah.

Pertama, perlindungan perempuan menjadi respons atas masih tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga serta rendahnya tingkat kesejahteraan mama-mama Papua, yang diwujudkan melalui program perlindungan perempuan dan peningkatan kualitas keluarga.

Kedua, perlindungan anak diarahkan untuk menjawab belum optimalnya pemenuhan hak anak serta meningkatnya ancaman sosial, seperti penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, melalui program pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Ketiga, pemberdayaan perempuan dipandang sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk mengatasi hambatan budaya patriarki, melalui penguatan program pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan.

Keempat, Herman Kayame menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pengelolaan sistem data gender dan anak. Data yang akurat dan terintegrasi dinilai menjadi prasyarat utama agar kebijakan pemerintah tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Seluruh program tidak akan berjalan optimal tanpa sistem data yang kuat dan tata kelola yang akuntabel, sehingga kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambah Herman Kayame.

Di akhir arahannya, Herman Kayame mengajak seluruh jajaran DP3AKB Provinsi Papua Tengah untuk bekerja dengan integritas, kepekaan sosial, dan perspektif jangka panjang, guna memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

12 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

12 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

12 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

18 jam ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

18 jam ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

19 jam ago