MANOKWARI, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah Komite Pemuda Pembangunan Indonesia Timur Provinsi Papua Barat (DPD KP2IT Papua Barat) menyatakan komitmen penuh untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.
Dukungan tersebut disampaikan di tengah persiapan Papua Barat sebagai tuan rumah ajang keagamaan nasional yang akan menghadirkan ribuan peserta, dan tamu dari 38 provinsi di Indonesia. Organisasi kepemudaan itu menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan.
Ketua DPD KP2IT Papua Barat, Pilatus Lagowan, menegaskan bahwa Pesparawi Nasional XIV merupakan momentum strategis untuk menunjukkan wajah Papua Barat yang damai, toleran, dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami atas nama keluarga besar KP2IT Papua Barat mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat. Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi daerah kita menjadi tuan rumah.
“Kami mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menunjukkan keramahan khas masyarakat Papua Barat agar seluruh tamu merasa nyaman dan damai selama berada di sini,” ujar Pilatus Lagowan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia dan pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan aktif masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Sekretaris DPD KP2IT Papua Barat, Bakhtiar Rumatumia, menambahkan bahwa Pesparawi Nasional XIV berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui meningkatnya aktivitas sektor jasa, perdagangan, transportasi, serta pariwisata selama kegiatan berlangsung.
“Sesuai dengan semangat firman Tuhan yang tertuang dalam Mazmur 34:2A, ‘Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu’, mari kita jadikan momentum ini untuk memuliakan Tuhan sekaligus menggerakkan roda pembangunan daerah.
KP2IT Papua Barat siap bersinergi dengan panitia, pemerintah daerah, dan aparat keamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, lancar, dan sukses dari awal hingga akhir,” tegas Bakhtiar.
DPD KP2IT Papua Barat menilai Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan bangsa, memperkokoh moderasi beragama, serta memperkenalkan potensi Papua Barat kepada masyarakat Indonesia. Karena itu, organisasi tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif demi keberhasilan pelaksanaan agenda nasional tersebut. [*].










