WAMENA, TOMEI.ID | DPR Provinsi Papua Pegunungan menemukan indikasi rendahnya kualitas sejumlah proyek jalan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua Pegunungan saat melakukan inspeksi lapangan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (1/8).
Temuan itu diperkuat dengan keluhan warga yang menyebut jalan yang baru selesai dikerjakan mulai rusak, menimbulkan debu saat dilintasi kendaraan, serta tidak diselesaikan hingga tuntas.
Inspeksi dilakukan Ketua Fraksi NasDem DPR Papua Pegunungan, Lenny Caroline Weya, bersama Anggota Komisi IV, Fransina Daby. Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap proyek infrastruktur yang dibiayai APBD guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.
Hasil inspeksi menunjukkan sebagian ruas jalan yang baru dikerjakan telah mengalami penurunan kualitas. Di sejumlah titik, permukaan jalan mulai terkelupas sehingga dikhawatirkan mempercepat kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Keluhan warga disampaikan langsung kepada rombongan DPR. Salah seorang warga, Mama Kosay, mengatakan proyek jalan di kawasan Desa Batu Merah dikerjakan dalam waktu singkat, namun hasilnya tidak sesuai harapan masyarakat.
“Jalan kami masuk di Desa Batu Merah dikerjakan selama dua minggu di bulan Desember kemarin, Kualitas pekerjaan sangat tidak bagus, pasir sudah mulai terlepas. Setiap kendaraan lewat, kami mama jualan di sini kena debu. Selain itu saya minta jalan kalau boleh dikerjakan sampai ke kantor desa, ini hanya dikerjakan sekitar 30 meter, selanjutnya tidak dikerjakan,” jelasnya.
Warga menilai proyek tersebut tidak hanya berkualitas rendah, tetapi juga belum diselesaikan hingga mencapai kantor desa. Akibatnya, akses jalan yang diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat masih terputus dan belum berfungsi secara optimal.
Sehari sebelumnya, Jumat (31/7), DPR Papua Pegunungan bersama komisi terkait juga meninjau pembangunan Jembatan Kali Ilu di Distrik Wolo. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dengan Kabupaten Mamberamo Tengah itu dilaporkan belum dimanfaatkan karena konstruksinya dinilai miring.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke lokasi pembangunan Bandara Wamena untuk memantau progres salah satu proyek infrastruktur strategis di Papua Pegunungan.
Hasil inspeksi lapangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi DPR Papua Pegunungan terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di daerah. Pengawasan dilakukan agar setiap pekerjaan memenuhi standar teknis, tepat sasaran, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. [*].










