Berita

DPR Papua Pegunungan Terima LHP BPK RI atas LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Pegunungan menggelar Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Papua Pegunungan Tahun Anggaran 2025, Kamis (18/6/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPR Papua Pegunungan itu dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPR Papua Pegunungan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyerahan LHP BPK RI tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus memastikan penggunaan anggaran pemerintah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan BPK RI merupakan instrumen strategis bagi lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran daerah.

“Hasil pemeriksaan BPK RI adalah pedoman bagi kami untuk memastikan anggaran digunakan sesuai aturan. Kami berkomitmen mengawal tindak lanjut rekomendasi demi pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien,” ujar Elopere.

Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK RI sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami siap menindaklanjuti rekomendasi BPK RI. Perbaikan sistem keuangan daerah adalah bagian dari komitmen kami untuk pelayanan publik yang lebih baik,” kata John Tabo.

Penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 merupakan mekanisme konstitusional yang wajib dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah kepada publik. Hasil pemeriksaan tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan efektivitas penggunaan anggaran pembangunan.

Melalui sinergi antara DPR Papua Pegunungan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dan BPK RI, diharapkan pengelolaan keuangan daerah semakin transparan, akuntabel, serta mampu mendorong pembangunan yang tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Provinsi Papua Pegunungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

5 jam ago

Meki Nawipa: Pendidikan Adalah Senjata, Anak Papua Harus Diberi Kesempatan

NABIRE, TOMEI.ID | Di hadapan para orang tua siswa Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire, Gubernur…

5 jam ago

Mubes AMPJ di Nabire, Pemimpin Baru Ditantang Jaga Persatuan dan Bawa Nama Puncak Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Organisasi Asrama Mahasiswa Puncak Jaya (AMPJ) se-Kota Studi Nabire, Papua Tengah, menggelar…

18 jam ago

ILP Diuji di Lapangan, Dinkes Papua Tengah Evaluasi 8 Puskesmas Lokus

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev)…

19 jam ago

134 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Kapolda Paparkan 47 Kali Pemadaman dan Penyelidikan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Papua Tengah…

19 jam ago

Musa Boma Desak Pemda di Papua Tengah Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum bagi Pelaku Pembakar Hutla

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan pembakaran hutan di sejumlah wilayah delapan kabupaten di Papua Tengah mendapat…

20 jam ago