Berita

DPW PKB Papua Pegunungan Salurkan 100 Payung untuk Mama UMKM di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan 100 payung kepada mama-mama Papua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sejumlah titik di Kota Wamena, Rabu (24/6/2026). 

Bantuan itu menyasar para penjual pinang, jagung, kacang, dan sirup yang setiap hari bertahan berjualan di ruang terbuka, menghadapi panas dan hujan demi menopang ekonomi keluarga.

Langkah tersebut menegaskan upaya PKB Papua Pegunungan menghadirkan bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar pelaku ekonomi informal, terutama mama-mama Papua yang selama ini berjualan di tepi jalan dengan perlindungan yang sangat terbatas.

Ketua DPW PKB Papua Pegunungan, Asis Lani, mengatakan bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap mama-mama Papua yang terus berjuang di sektor ekonomi rakyat di tengah keterbatasan sarana berjualan.

“Ini saya sore hari ini, Rabu (24/6), sama-sama dengan nenek, mama-mama yang biasa jual jagung di jalan. Mereka kasihan kena hujan, kena panas, jadi saya Ketua DPW PKB Provinsi Papua Pegunungan siapkan 100 payung untuk bantuan mama-mama jualan pinang dan jagung di semua titik,” katanya.

Menurut Asis, mama-mama Papua yang berjualan di jalanan bukan sekadar pedagang kecil, melainkan penopang ekonomi keluarga yang bekerja di ruang publik dengan segala risiko cuaca dan keterbatasan. Karena itu, bantuan sederhana seperti payung dinilai penting untuk menopang aktivitas dagang mereka sehari-hari.

Ia mengatakan langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen PKB yang mengusung slogan Solusi Bangsa, yakni menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

“Selama saya melihat mama-mama jual pinang, bakar jagung, jual kacang, saya selalu beli dan diskusi dengan mereka. Saya juga pernah merasakan waktu kuliah sering berjualan di pasar, jadi saya tahu apa yang mereka jalani. Karena itu sesuai moto kami, PKB adalah solusi bangsa,” ujarnya.

Asis menambahkan, kehadiran partai politik seharusnya tidak berhenti pada aktivitas seremonial atau momentum elektoral semata, melainkan harus terlihat melalui tindakan konkret yang menjawab kebutuhan warga di lapangan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PKB, Muhammad Muhaimin Iskandar.

“Kepemimpinan Ketua Umum Pak Muhammad Muhaimin Iskandar saya dukung 100 persen. Ketua Umum bicara A, saya tetap A. Kekiri, saya tetap kekiri. Apabila ke kanan, saya siap ke kanan,” tegasnya.

Sementara itu, bantuan tersebut disambut haru oleh mama-mama Papua penerima manfaat. Salah satunya Nene Kogoyagwe, penjual jagung asal Kembu, Tolikara, yang sehari-hari berjualan di depan Kantor Bupati Jayawijaya.

“Nene hujan-hujan bakar jagung di jalan Bhayangkara, terima kasih payung besar ini sudah datang. Saya senang dan air mata saya keluar,” ujar Nene Kogoyagwe dengan penuh haru.

Penyaluran 100 payung ini menjadi gambaran kecil tentang kebutuhan riil pelaku UMKM jalanan di Wamena yang selama ini bekerja di tengah keterbatasan. Bagi mama-mama Papua, payung bukan sekadar alat berteduh, tetapi perlindungan sederhana yang membantu mereka tetap berjualan, bertahan, dan menjaga penghasilan keluarga di tengah cuaca yang tak menentu. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Himaku Kehutanan UNIPA Resmi Dibentuk, Mahasiswa Siapkan Program Lingkungan dan Pengabdian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Program Studi S1 Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA), resmi membentuk…

2 jam ago

KNPB Nabire Gelar Pendidikan Politik bagi Sektor Yamewa, Bahas Sejarah dan Struktur Organisasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire menggelar pendidikan politik bagi anggota…

1 hari ago

Hadapi KLB Campak, Puskesmas Mokwam Siapkan ORI dan Kejar Cakupan 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat…

1 hari ago

Masyarakat Tibai Minta Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire Buka Akses Jalan Darat dan Listrik

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Kampung Tibai, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

100 lebih Mahasiswa Yahukimo Kehilangan Tempat Tinggal, Mengungsi di Gereja GIDI Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang sedang menempuh…

1 hari ago

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

2 hari ago