Berita

Gubernur John Tabo Serahkan LKPJ 2025, Dorong Evaluasi Kritis dan Percepatan Pembangunan

WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan yang digelar di Wamena, Jumat (24/4/2026).

Penyerahan dokumen LKPJ tersebut menjadi momentum strategis dalam mengevaluasi capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran, sekaligus mempertegas arah kebijakan pembangunan yang lebih terukur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, John Tabo menegaskan bahwa LKPJ Tahun 2025 tidak boleh dipandang sebagai formalitas administratif semata, melainkan harus menjadi instrumen evaluasi yang tajam, objektif, dan konstruktif bagi DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Menurutnya, evaluasi yang komprehensif sangat diperlukan guna memastikan seluruh program pembangunan daerah berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“LKPJ tahun 2025 ini harus menjadi bahan evaluasi yang konstruktif bagi DPR sekaligus menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Pegunungan menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai fondasi utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang masih menghadapi berbagai tantangan geografis dan struktural.

Kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam mendorong transformasi pembangunan yang inklusif, merata, serta mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan berkomitmen dalam mewujudkan Papua Pegunungan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar John Tabo.

Menutup penyampaiannya, Gubernur berharap dokumen LKPJ tersebut tidak hanya menjadi laporan tahunan, tetapi juga mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat serta menjadi pijakan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan di Papua Pegunungan.

“Semoga laporan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi pijakan kuat untuk mewujudkan cita-cita bersama Papua Pegunungan yang adil, transparan, berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

19 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

20 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

1 hari ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

1 hari ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

2 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago