SERUI, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, terus menggenjot pemerataan konektivitas digital hingga wilayah pesisir dan kepulauan Papua melalui penyerahan hibah perangkat Starlink dan infrastruktur internet kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pada hari keenam rangkaian kunjungan kerja di wilayah pesisir Papua, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, bersama Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Daerah di Aula Silas Papare Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (19/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan berupa perangkat Starlink di 42 lokasi, 22 unit panel surya, serta satu unit videotron yang bersumber dari APBD Provinsi Papua melalui DPA Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun Anggaran 2022, 2024, dan 2025.
Program tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua untuk membuka akses komunikasi dan internet di wilayah yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau jaringan telekomunikasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menegaskan bahwa sebagian wilayah di Kabupaten Kepulauan Yapen masih mengalami keterbatasan akses internet sehingga membutuhkan solusi cepat melalui teknologi satelit.
“Belum semua wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen ter-cover jaringan internet sehingga VSAT portable seperti Starlink menjadi solusi tercepat sebagai backbone konektivitas di daerah tertentu,” kata Jeri Agus Yudianto.
Menurut Jeri Agus Yudianto, perangkat Starlink dipilih karena mampu menjangkau daerah yang sulit diakses jaringan seluler maupun fixed broadband.
Meski memiliki keterbatasan dibanding jaringan internet kabel dan seluler, hasil pengujian kecepatan internet di sejumlah titik disebut cukup baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, komunikasi masyarakat, live streaming, hingga penggunaan media sosial.
“Speed test di beberapa lokasi menunjukkan hasil cukup baik untuk mendukung pendidikan, komunikasi masyarakat, live streaming, dan akses media sosial yang tidak membutuhkan bandwidth besar,” jelas Jeri Agus Yudianto.
Setiap titik pemasangan perangkat Starlink juga dilengkapi access point dengan radius jangkauan sekitar 100 meter di area terbuka.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar memperoleh akses internet secara langsung untuk kebutuhan komunikasi dan pelayanan informasi publik.
Pemerintah Provinsi Papua menilai penguatan konektivitas digital menjadi bagian penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pesisir, kepulauan, dan daerah terpencil Papua.
Selain mendukung layanan pemerintahan, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sektor pendidikan, pelayanan publik, komunikasi masyarakat, serta akses informasi digital di wilayah Kepulauan Yapen.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KEPP Otsus Papua, Billi Mambrasar, Wakil Bupati Kepulauan Yapen, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPR Kabupaten Kepulauan Yapen, Ketua TP PKK, pimpinan SKPD Provinsi Papua dan Kabupaten Kepulauan Yapen, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Melalui program hibah perangkat internet dan energi pendukung tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap wilayah pesisir dan kepulauan Papua dapat semakin terkoneksi serta mampu mempercepat transformasi digital menuju Papua yang lebih maju dan Papua CERAH. [*].









