Berita

Gubernur Papua Tengah Tegaskan Gereja Harus Jadi Penuntun Moral dan Persatuan Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan gereja dan para pelayan Tuhan memiliki peran strategis menjaga persatuan, memperkuat pelayanan umat, serta menjadi penuntun moral masyarakat di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang di Papua Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Carmel Kalibobo, Nabire, Kamis (21/5/2026).

Sidang tersebut dihadiri para pendeta, majelis jemaat, hamba Tuhan, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta peserta sidang dari berbagai wilayah pelayanan gereja di Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah menyebut forum sidang gereja bukan sekadar agenda organisasi keagamaan, tetapi momentum penting memperkuat arah pelayanan dan persatuan umat.

“Hari ini adalah momentum penting untuk mempererat persatuan, memperkuat pelayanan, dan merumuskan langkah strategis demi pertumbuhan gereja dan pelayanan umat Tuhan ke depan,” tegas Meki Nawipa.

Menurut Gubernur, para gembala dan pelayan gereja memiliki tanggung jawab besar menjaga kehidupan persekutuan serta menghadirkan nilai kasih dan damai di tengah masyarakat.

Karena itu, pemerintah berharap sidang tersebut mampu melahirkan keputusan-keputusan yang penuh hikmat dan berdampak nyata bagi kehidupan jemaat maupun masyarakat luas.

“Sebagai pelayan Tuhan, kita memiliki tanggung jawab menjaga persekutuan, membina jemaat, menghadirkan kasih Kristus, dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menilai gereja memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat moral masyarakat, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman Papua Tengah.

Dalam forum tersebut, Gubernur mengajak seluruh peserta sidang menjadikan momentum pertemuan gerejawi sebagai ruang membangun semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen pelayanan.

“Jadikan forum ini sebagai wadah untuk saling mendengar, saling menguatkan, dan bersama-sama mencari kehendak Tuhan dalam setiap keputusan,” kata Gubernur.

Gubernur Papua Tengah turut mengingatkan pentingnya pelayanan yang dilakukan dengan ketulusan, kasih, dan tanggung jawab sebagaimana pesan Firman Tuhan dalam 1 Petrus 5:2.

“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah,” kutipnya.

Ayat tersebut, menurut Gubernur, harus menjadi penguatan bagi seluruh gembala dan pelayan Tuhan agar tetap melayani dengan kerendahan hati dan kasih di tengah tantangan pelayanan gereja saat ini.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Tahun 2026 mampu memperkuat sinergi pelayanan gereja sekaligus menghadirkan keputusan-keputusan yang membawa damai dan kemajuan bagi umat serta masyarakat Papua Tengah secara luas.

Di akhir sambutannya, Gubernur Papua Tengah menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian sidang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemuliaan Tuhan serta penguatan pelayanan gereja di Papua Tengah.

“Tuhan Memberkati Kita Semua,” tutup Gubernur Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Staf Sekretariat DPR Papua Tengah Larang Wartawan Cepos Liput Rapat Banggar

NABIRE, TOMEI.ID | Jurnalis Cenderawasih Pos (CEPOS), Theresia F. Tekege, mengaku dilarang masuk ke ruang…

3 jam ago

KINGMI Desak Akses Kemanusiaan Dibuka, Investigasi Independen Dugaan Penembakan di Samboga

TIMIKA, TOMEI.ID | Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah…

10 jam ago

Pemprov Papua Perkuat Komunikasi Imunisasi di Perbatasan RI–PNG, Media KIE Berbasis Budaya Lokal Disiapkan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua, bersama UNICEF Indonesia, dengan dukungan Departemen Luar…

11 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perketat Tata Kelola Dana Hibah, Lima Rekomendasi Ditetapkan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, memperketat tata kelola dana hibah pemerintah daerah…

22 jam ago

KLHS RDTR Perkotaan Manokwari Soroti Banjir, Abrasi dan Ancaman Bencana

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menempatkan banjir, genangan, abrasi, pengelolaan limbah dan persampahan…

22 jam ago

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

1 hari ago