Berita

Hadiri Raker Komite IV DPD RI, Nelson Wenda Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih di Papua Pegunungan

JAKARTA, TOMEI.ID | Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Papua Pegunungan, Nelson Wenda, mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Papua Pegunungan yang dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Dorongan tersebut disampaikan Nelson Wenda saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI bersama Kementerian Koperasi, yang membahas evaluasi realisasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025 serta Program Kerja Kementerian Koperasi Tahun 2026 di Ruang Sriwijaya Lantai 2, Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Rapat kerja dipimpin Komite IV DPD RI dan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta jajaran pejabat Kementerian Koperasi. Forum ini menjadi ruang strategis evaluasi kesiapan, arah kebijakan, dan keberlanjutan Program Koperasi Merah Putih di daerah.

Dalam paparannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa secara nasional jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah berbadan hukum mencapai 83.198 koperasi, dengan total anggota 1.709.351 orang, serta didukung 694.430 pengurus dan pengawas di seluruh Indonesia.

Namun demikian, Nelson Wenda menyoroti ketimpangan serius pelaksanaan program tersebut di Papua Pegunungan yang mencerminkan lemahnya keberpihakan kebijakan pembangunan daerah. Dari total 2.617 desa/kampung di delapan kabupaten, baru 267 koperasi yang tercatat berbadan hukum dan aktif.

“Berdasarkan laporan dari daerah, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Papua Pegunungan masih sangat terbatas. Dari 2.617 desa, baru 267 koperasi yang berbadan hukum. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait keberadaan dan manfaat koperasi desa,” tegas Nelson Wenda dalam rapat.

Ia mendorong Kementerian Koperasi agar memberikan perlakuan khusus dan pendampingan intensif bagi Papua Pegunungan, termasuk kolaborasi langsung dengan anggota DPD RI di daerah, guna mempercepat pembentukan serta penguatan kelembagaan koperasi desa.

“Kami berharap Kementerian Koperasi sebagai mitra Komite IV DPD RI dapat bekerja bersama anggota DPD RI di daerah untuk mempercepat pembentukan KDMP, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Anggota Komite IV DPD RI menilai keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Papua Pegunungan memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui koperasi, potensi sumber daya lokal diharapkan dapat dikelola secara adil, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat pedalaman.

Rapat kerja tersebut diharapkan menjadi pijakan strategis untuk memastikan Program Koperasi Merah Putih berjalan adil, merata, dan benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat Papua Pegunungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

21 jam ago

HPMY Apresiasi Dukungan Ketua DPRK Yahukimo, Dorong Perhatian terhadap Generasi Muda Tak Berhenti pada Seremoni

PARE, TOMEI.ID | Dukungan terhadap kegiatan pelajar dan mahasiswa dinilai bukan sekadar bantuan untuk menyukseskan…

21 jam ago

Dari Pare, HPMY Dorong Mahasiswa Yahukimo Jadikan Organisasi sebagai Ruang Menempa Pemimpin

PARE, TOMEI.ID | Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) menggelar Seminar Sehari di Pare, Jawa…

21 jam ago

Wakil Rektor III Uncen Buka Penguatan Kapasitas dan Raker BEM 2026–2027, Tekankan Program Berdampak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga Besar Mahasiswa Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)…

22 jam ago

Pendidikan Bukan Sekadar Gedung, Papua Tengah Membutuhkan Sekolah yang Membentuk Manusia

NABIRE, TOMEI.ID | Pendidikan Papua tidak boleh berhenti pada pembangunan ruang kelas, pengadaan fasilitas, atau…

22 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

1 hari ago