JAYAPURA, TOMEI.ID | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Anggota DPRK Kabupaten Nduga, Soleh Elopere, SE, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para kepala sekolah serta tenaga pendidik tingkat SD dan SMP di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmen para tenaga pendidik yang tetap menjalankan tugas pelayanan pendidikan di tengah keterbatasan sarana prasarana, tantangan geografis, serta kondisi wilayah yang relatif terpencil dan sulit dijangkau.
Soleh Elopere secara khusus menyoroti peran strategis para guru di SD Inpres Mbua serta tenaga pengajar tingkat SMP yang dinilai tetap konsisten melaksanakan proses belajar mengajar secara berkelanjutan.
“Di tengah keterbatasan fasilitas dan tantangan geografis, para guru baik di SD maupun SMP di Distrik Mbua tetap menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendidik anak-anak kita. Ini merupakan bentuk pengabdian nyata yang patut dihargai dan dihormati,” ujar Soleh Elopere kepada tomei.id melalui keterangan tertulis di Jayapura, Minggu (3/5/2026).
Ia menegaskan bahwa momentum Hardiknas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai refleksi kolektif terhadap peran strategis pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah pedalaman Papua.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada para kepala sekolah yang dinilai mampu menjaga keberlangsungan proses pembelajaran, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan struktural dan operasional.
“Para tenaga pendidik di wilayah pedalaman tetap menunjukkan konsistensi dalam menjalankan tugasnya. Ini mencerminkan integritas dan tanggung jawab profesional yang tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Soleh Elopere mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan perhatian terhadap sektor pendidikan di Distrik Mbua, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan dukungan operasional bagi satuan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan, sehingga memerlukan dukungan lintas sektor dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, ia berharap generasi muda di Kabupaten Nduga dapat tumbuh sebagai sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah ke depan secara berkelanjutan. [*].









