Berita

Ini Klarifikasinya, Abner Krey: Akademisi UNCEN Dituduh Terkait PSN Papua Selatan Itu Hoaks

JAYAPURA, TOMEI.ID | Akademisi Universitas Cenderawasih (UNCEN), Abner Krey, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan adalah hoaks dan menyesatkan publik.

Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNCEN tersebut menegaskan tidak pernah menyampaikan pernyataan, pandangan, maupun dukungan seperti yang dicantumkan dalam narasi yang beredar dengan mencatut nama dan fotonya.

“Informasi itu tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang beredar di media sosial,” tegas Abner Krey kepada tomei.id, Senin (2/2/2025).

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP UNCEN ini menyayangkan penggunaan foto, nama, dan identitas akademiknya tanpa izin. Menurut Abner Krey, tindakan tersebut merupakan bentuk manipulasi informasi yang berpotensi menyesatkan opini publik.

Abner Krey menegaskan penolakan atas segala bentuk pencatutan nama dan identitas akademik untuk kepentingan narasi apa pun, termasuk yang berkaitan dengan isu PSN di Papua Selatan, yang berpotensi menyesatkan publik dan merusak integritas akademik.

“Penyandingan foto dan nama saya dengan narasi yang tidak pernah saya sampaikan adalah bentuk manipulasi informasi dan tidak etis secara akademik, serta mencederai etika keilmuan dan kepercayaan publik luas,” ujarnya.

Abner Krey juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu melakukan klarifikasi langsung kepada sumber yang bersangkutan, demi menjaga ruang publik tetap sehat informatif bertanggungjawab.

“Saya berharap masyarakat lebih kritis dan berhati-hati terhadap informasi yang mencatut nama seseorang tanpa konfirmasi dan klarifikasi yang jelas, demi mencegah hoaks merusak kehidupan demokrasi masyarakat luas,” pungkasnya.

Abner Krey dikenal sebagai akademisi Universitas Cenderawasih dan antropolog yang aktif menyuarakan isu-isu sosial, kemanusiaan, serta hak-hak masyarakat Papua, secara konsisten dan kritis dalam ruang publik Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Panah Papua Soroti Hutan di PSN GOKPL, Kehutanan Minta Data Koordinat untuk Verifikasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Perkumpulan Panah Papua menyoroti dugaan dampak pembukaan kawasan hutan dalam kegiatan Proyek…

2 jam ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Layanan Penyakit Menular di Dogiyai, Kompetensi Petugas Puskesmas Ditingkatkan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes)Provinsi Papua Tengah, memperkuat pelayanan penyakit menular di Kabupaten Dogiyai…

2 jam ago

Pemprov Papua Tengah Dorong Pendidikan Inklusif, Layanan Disabilitas Diminta Berfungsi Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong penguatan pendidikan inklusif agar Anak Berkebutuhan…

3 jam ago

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Trans Wamena-Nduga, Korban Disebut Aris Sanda

WAMENA, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

8 jam ago

Kaki Keseleo H-7 Wisuda, Rafika Syahabudin Tetap Tegak Raih Gelar Magister

Oleh: Antonius M. Degei Langkah Rafika M. Syahabudin, S.E., M.M., menuju panggung wisuda tidak berjalan…

8 jam ago

Deinas Geley Dorong Perluasan Bandara Nabire dan Pembangunan Terminal Papua Tengah

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong pemerintah pusat mempercepat pengembangan infrastruktur…

9 jam ago