Berita

IPMANAPANDODE Bogor Genap 17 Tahun: Rumah, Sekolah, dan Keluarga Bagi Mahasiswa Papua

BOGOR, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai (IPMANAPANDODE) Bogor merayakan ulang tahun ke-17 pada Senin (14/10/2025) dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan refleksi.

Perayaan sederhana namun bermakna ini dihadiri oleh anggota aktif, pengurus, serta para senior dan alumni organisasi.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan, pemotongan kue ulang tahun, dan sesi refleksi mengenai perjalanan panjang IPMANAPANDODE Bogor sejak berdiri hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Badan Pengurus Harian (BPH) IPMANAPANDODE Bogor, Roit Kidou, menyampaikan pesan reflektif mengenai makna solidaritas dan tanggung jawab generasi muda Papua dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Kebersamaan dan kekompakan adalah modal utama kita. Itu yang harus dijaga dan dipertahankan. Jangan biarkan perbedaan kecil memecah kita, karena IPMANAPANDODE berdiri atas dasar persaudaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Tehougai, yang mewakili perwakilan junior IPMANAPANDODE Bogor, menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kami generasi muda siap belajar dan meneruskan perjuangan para senior. IPMANAPANDODE bukan sekadar organisasi, tapi rumah dan sekolah yang membentuk karakter kami sebagai mahasiswa Papua di tanah rantau,” tutur Tehougai kepada tomei.id, Senin, (20/10/2025).

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk memperkuat komitmen dalam menjaga semangat persatuan, perjuangan pendidikan, dan pelayanan sosial di antara mahasiswa Papua di Bogor.

Dengan usia ke-17 tahun, IPMANAPANDODE Bogor diharapkan terus tumbuh sebagai wadah yang solid, visioner, dan berdaya dalam mencetak generasi Papua yang berintegritas dan berdaya saing tinggi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ledakan Siswa SD YPPK Bilogai Tembus 600 Anak, Pastor Yance: SSH Berhasil, Tapi Kami Kekurangan Gedung

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Intan Jaya terbukti berhasil…

8 jam ago

Panah Papua Soroti Hutan di PSN GOKPL, Kehutanan Minta Data Koordinat untuk Verifikasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Perkumpulan Panah Papua menyoroti dugaan dampak pembukaan kawasan hutan dalam kegiatan Proyek…

18 jam ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Layanan Penyakit Menular di Dogiyai, Kompetensi Petugas Puskesmas Ditingkatkan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes)Provinsi Papua Tengah, memperkuat pelayanan penyakit menular di Kabupaten Dogiyai…

18 jam ago

Pemprov Papua Tengah Dorong Pendidikan Inklusif, Layanan Disabilitas Diminta Berfungsi Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong penguatan pendidikan inklusif agar Anak Berkebutuhan…

19 jam ago

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Trans Wamena-Nduga, Korban Disebut Aris Sanda

WAMENA, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

1 hari ago

Kaki Keseleo H-7 Wisuda, Rafika Syahabudin Tetap Tegak Raih Gelar Magister

Oleh: Antonius M. Degei Langkah Rafika M. Syahabudin, S.E., M.M., menuju panggung wisuda tidak berjalan…

1 hari ago