Karcis PRF Gratis, Harol Kayame Imbau Penonton Tidak Miras dan Membawa Bahu Politik

oleh -1205 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Koordinator Keamanan Papua Reggae Festival (PRF) XI, Harol Christian Doko Kayame, mengimbau seluruh penonton dan pencinta musik yang menghadiri festival pada 16–17 Oktober 2026 agar menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, serta tidak mengonsumsi minuman keras (miras), terlibat perkelahian, maupun membawa kepentingan politik ke area kegiatan.

Imbauan tersebut disampaikan Harol kepada wartawan di kawasan Bandara Lama Nabire, Papua Tengah, Kamis (15/10/2026) sore, menjelang pelaksanaan festival reggae yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

banner 728x90

Ia menegaskan, partisipasi dan tanggung jawab seluruh pengunjung menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.

“Mari kita menjaga kamtibmas selama kegiatan PRF berlangsung agar acara berjalan aman dan nyaman bagi semua pihak, serta menikmati panggung hiburan dari grup-grup band asal Papua maupun yang sedang dalam perjalanan,” ujar Harol.

Menurutnya, Papua Reggae Festival bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi pencinta musik, tetapi juga kesempatan untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui seni dan budaya.

Karena itu, seluruh pengunjung diharapkan menghormati aturan penyelenggaraan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya acara.

Harol menyampaikan bahwa tiket masuk dan biaya parkir kendaraan roda dua maupun roda empat digratiskan. Kebijakan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat untuk menghadiri dan menikmati rangkaian pertunjukan Papua Reggae Festival XI.

Ia juga menjelaskan bahwa akses masuk ke lokasi kegiatan dibedakan berdasarkan kategori pengunjung. Tamu VIP dan peserta grup band diarahkan masuk melalui pintu depan Polres Nabire.

“Selanjutnya, akses masuk area kegiatan, tamu VIP dan peserta grup band masuk melalui pintu depan Polres Nabire,” katanya.

Sementara itu, penonton umum yang ingin menyaksikan festival pada 16–17 Oktober 2026 diarahkan menggunakan jalur Pantai Nabire. Pengunjung diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan agar arus masuk dan pergerakan kendaraan tetap tertib.

Harol berharap masyarakat memperhatikan jalur masuk yang telah ditentukan sehingga tidak terjadi penumpukan pengunjung maupun kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.

Larangan Miras dan Perkelahian Ditegaskan
Dalam kesempatan tersebut, Harol kembali mengingatkan pengunjung agar tidak membawa atau mengonsumsi minuman keras selama kegiatan berlangsung.

Kayame, lebih lanjutnya, ia meminta penonton menghindari perkelahian dan tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan serta kenyamanan bersama.

Menurutnya, suasana festival yang aman membutuhkan kedisiplinan pengunjung, kepatuhan terhadap arahan petugas, dan kesadaran untuk menghormati sesama penonton.

Ia menegaskan bahwa setiap pengunjung perlu menjaga perilaku selama berada di area festival agar pertunjukan dapat dinikmati tanpa gangguan. Pengunjung juga diharapkan menjaga kebersihan lokasi dan tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat maupun penyelenggara.

Selain mengingatkan soal keamanan dan ketertiban, Harol meminta para pencinta musik agar tidak membawa atau mengangkat kepentingan politik ke dalam area Papua Reggae Festival XI.

Ia mengajak seluruh pengunjung menjadikan festival sebagai ruang untuk menikmati musik, merawat kebersamaan, dan mengapresiasi kreativitas musisi Papua tanpa memicu perselisihan di antara sesama penonton.

Harol juga mengajak masyarakat mendukung kelancaran acara dengan mematuhi ketentuan yang berlaku, menghormati petugas keamanan, serta menjaga hubungan baik selama kegiatan berlangsung.

Penyelenggaraan Papua Reggae Festival XI pada 16–17 Oktober 2026 di kawasan Bandara Lama Nabire diharapkan berlangsung aman, tertib, dan memberikan ruang positif bagi perkembangan seni serta musik Papua.

Melalui kerja sama panitia, petugas keamanan, pelaku UMKM, dan seluruh pengunjung, festival ini diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kegiatan seni berskala besar dapat berlangsung dengan baik melalui kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.