MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat langkah penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak melalui sosialisasi Campak Rubella dan persiapan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI), Jumat (2/10/2026).
Penguatan koordinasi tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan imunisasi Campak Rubella berjalan sesuai jadwal, sekaligus memperluas keterlibatan pemerintah kampung, kader, tenaga kesehatan, dan unsur pendidikan dalam menjangkau seluruh sasaran imunisasi di Distrik Sidey.
Kegiatan berlangsung di Kantor Distrik Sidey dan dihadiri kepala distrik, kepala kampung, kader, guru PAUD, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, serta Kepala Puskesmas Sidey bersama staf.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen L. Rantetampang, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut dengan memberikan penjelasan mengenai Campak dan Rubella, situasi Campak di Kabupaten Manokwari, serta dasar penanggulangan Campak sebagai KLB.
Materi juga mencakup mekanisme pelaksanaan imunisasi massal ORI, pentingnya pencapaian cakupan imunisasi, serta langkah yang perlu dilakukan masyarakat apabila menemukan kasus yang dicurigai berkaitan dengan Campak.
Kegiatan dibuka Sekretaris Distrik Sidey yang mewakili pemerintah distrik. Dalam sambutannya, pemerintah distrik menekankan agar anak-anak yang menjadi sasaran ORI memperoleh imunisasi Campak Rubella sesuai ketentuan program dan jadwal yang telah ditetapkan.
Pemerintah distrik juga meminta pemantauan pelaksanaan imunisasi dilakukan secara rutin melalui laporan dari lapangan. Laporan tersebut diharapkan dapat dipantau setiap hari sehingga sasaran yang belum mendapatkan imunisasi dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti bersama kepala kampung serta kader.
Selain pemantauan cakupan, Puskesmas Sidey diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kampung terkait jadwal dan lokasi pos pelaksanaan ORI Campak Rubella. Informasi yang jelas kepada masyarakat dinilai penting agar orang tua mengetahui waktu dan lokasi pelayanan serta memastikan anak yang menjadi sasaran datang untuk mendapatkan imunisasi.
Kepala Puskesmas Sidey, Gasper Awopi, menyampaikan bahwa jadwal pelaksanaan ORI telah tersedia. Puskesmas Sidey menyatakan siap melaksanakan imunisasi Campak Rubella sekaligus memperkuat dukungan lintas sektor agar pelaksanaan di lapangan berjalan terkoordinasi.
Dalam pemaparannya, Marthen menjelaskan pelaksanaan ORI Campak Rubella dijadwalkan berlangsung pada 5–17 Oktober 2026, dengan target cakupan imunisasi mencapai 95 persen dari sasaran yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh unsur karena penanggulangan KLB tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan.
Pemerintah distrik, pemerintah kampung, kader, guru PAUD, tenaga kesehatan, dan masyarakat memiliki peran dalam menyampaikan informasi, mendukung imunisasi, serta melaporkan apabila ditemukan kasus yang dicurigai.
Melalui sosialisasi dan penguatan koordinasi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Distrik Sidey, Puskesmas Sidey, pemerintah kampung, kader, serta unsur pendidikan diharapkan memiliki langkah yang sama dalam pelaksanaan ORI Campak Rubella.
Koordinasi tersebut sekaligus menjadi bagian penting untuk memastikan sasaran imunisasi terdata, informasi pelayanan tersampaikan kepada orang tua, dan pelaksanaan ORI pada 5–17 Oktober 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dengan target cakupan 95 persen. [*].











