Berita

KNPB Manokwari Serukan Mimbar Bebas 1 Mei, Tekankan Aksi Tertib dan Tanpa Atribut Terlarang

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari mengeluarkan imbauan terbuka kepada masyarakat untuk menghadiri aksi mimbar bebas dalam momentum 1 Mei 2026 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Amban, Manokwari, mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pemberitahuan resmi kepada masyarakat sekaligus ajakan menjaga pelaksanaan kegiatan agar berlangsung tertib, damai, dan terkendali, aman, disiplin, bermartabat, lancar, kondusif, terukur.

Dalam seruannya, KNPB Manokwari mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, organisasi sosial, kelompok tani, nelayan, hingga pekerja informal, untuk hadir dan menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui forum yang disiapkan.

KNPB menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari momentum refleksi sejarah yang dinilai memiliki makna penting bagi masyarakat Papua, kritis, kolektif, bermartabat, mendalam, strategis, bersejarah, menyatukan, menggugah.

Menurut KNPB Manokwari, mimbar bebas difokuskan sebagai ruang penyampaian pendapat secara damai, terbuka, dan bertanggung jawab sesuai prinsip kebebasan berekspresi, demokratis, tertib, aman, terukur, dewasa, konstitusional, sehat.

Namun demikian, panitia pelaksana menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung, disiplin, tegas, jelas, mengikat, sistematis, tertata, konsisten, ketat.

Salah satu poin utama yang ditegaskan adalah larangan membawa atau mengibarkan atribut tertentu yang dinilai berada di luar ketentuan organisasi, sensitif, provokatif, terlarang, sepihak, liar, berisiko, mengganggu, kontroversial.

“Dalam aksi mimbar bebas, siapa pun tidak diperbolehkan mengibarkan atribut tertentu. Jika terjadi di luar ketentuan tersebut, maka itu bukan tanggung jawab organisasi,” tegas pernyataan resmi KNPB Manokwari yang diterima tomei.id, Rabu (29/4/2026)

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama yang berpotensi memicu gangguan keamanan, keresahan, benturan, konflik, kepanikan, provokasi, kekacauan, gesekan.

KNPB juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban umum serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan eskalasi situasi di lapangan, memanas, liar, tegang, ricuh, berbahaya, destruktif, merugikan, meluas.

Seluruh peserta diminta mengikuti arahan panitia dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kelancaran kegiatan dari awal hingga selesai, tertib, aman, disiplin, terarah, terkendali, sukses, maksimal, kondusif.

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada seluruh pihak, termasuk aparat keamanan dan lembaga terkait, agar bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan selama kegiatan berlangsung, damai, profesional, terukur, humanis, netral, bertanggung jawab, konsisten.

Pernyataan resmi itu ditandatangani Juru Bicara KNPB Manokwari, Edison Iyai, sebagai bentuk pemberitahuan terbuka kepada masyarakat Manokwari dan wilayah sekitarnya, luas, resmi, transparan, tegas, jelas, terbuka, menyeluruh, langsung. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

2 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

2 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

3 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

8 jam ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

9 jam ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

10 jam ago