Berita

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial dan keamanan di Kabupaten Yahukimo dalam kegiatan penerimaan penghuni baru Persekutuan IK-PMDU Jayapura, Sabtu (19/9/2026).

Materi tersebut disampaikan dalam diskusi kelompok yang membahas sejumlah persoalan di Yahukimo, mulai dari kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, hingga situasi keamanan di wilayah tersebut.

Dalam forum itu, peserta menyampaikan pandangan bahwa berbagai persoalan yang dibahas masih menjadi tantangan bagi masyarakat Yahukimo. Peserta juga mengaitkan kondisi tersebut dengan situasi keamanan dan kehadiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Papua.

Berdasarkan pandangan yang berkembang dalam diskusi, peserta menilai kondisi keamanan turut berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat dan akses terhadap pelayanan dasar. Penilaian tersebut merupakan pandangan peserta dalam forum dan tidak dapat diperlakukan sebagai hasil verifikasi independen atas seluruh kondisi di Kabupaten Yahukimo.

Pada akhir diskusi, peserta bersama KNPB Wilayah Numbay Sektor Asya menyebut situasi Yahukimo yang mereka bahas sebagai “darurat militer dan kemanusiaan.” Pernyataan tersebut merupakan kesimpulan politik dan penilaian yang disampaikan dalam forum, bukan penetapan status resmi oleh pemerintah.

Sorotan terhadap situasi keamanan Yahukimo muncul di tengah sejumlah peristiwa keamanan yang terjadi di Distrik Dekai. Pada 17 September, seorang warga dilaporkan mengalami penikaman, sedangkan pada 18 September sebuah warung kopi dibakar. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo menyatakan kedua kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian juga menyatakan informasi mengenai kemungkinan keterkaitan pelaku dengan kelompok bersenjata masih didalami dan belum menyimpulkan keterlibatan pihak tertentu sebelum bukti serta keterangan saksi dikonfirmasi.

Di sisi lain, kondisi keamanan Yahukimo memang telah menjadi perhatian dalam sejumlah laporan sebelumnya. Pada awal September 2026, Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo melaporkan kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Dekai yang mengakibatkan empat orang tewas menurut keterangan kepolisian.

Dalam forum penerimaan penghuni baru tersebut, KNPB Wilayah Numbay Sektor Asya juga mengajak peserta, khususnya generasi muda asal Yahukimo, memahami perkembangan sosial dan politik di Tanah Papua serta menyikapi berbagai persoalan yang dinilai terjadi di daerah asal mereka.

KNPB menyebut kegiatan tersebut sebagai ruang pendidikan dan diskusi bagi generasi muda untuk memahami dinamika Papua. Materi yang disampaikan diarahkan pada pembahasan kondisi sosial dan keamanan serta posisi generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan di daerah.

Perwakilan KNPB Wilayah Numbay Sektor Asya menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan materi kepada peserta kegiatan.

“KNPB Wilayah Numbay Sektor Asya menyampaikan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan materi dalam rangka menyadarkan generasi muda akan situasi di Papua serta memberikan semangat untuk bersama-sama melakukan perjalanan kepada penjajsh Indonesia untuk mengahiri seluruh penderitaan yang terjadi di West Papua,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan sikap politik organisasi yang disampaikan dalam forum dan perlu ditempatkan sebagai pernyataan narasumber, bukan sebagai kesimpulan redaksi.

Kegiatan penerimaan penghuni baru IK-PMDU Jayapura kemudian ditutup dengan kesimpulan bersama mengenai sejumlah persoalan sosial, keamanan, dan perkembangan situasi di Yahukimo serta Tanah Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

3 jam ago

Sosialisasi KLB Campak di Tanah Rubuh, Dinkes Manokwari Kejar Cakupan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

3 jam ago

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

1 hari ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

1 hari ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

1 hari ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

1 hari ago