Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Galang Dana untuk Korban Kebakaran 7 Rumah di Emdomen

oleh -1199 Dilihat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo kota studi Jayapura menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak kebakaran tujuh rumah di Distrik Emdomen, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Aksi solidaritas tersebut digelar di kawasan lampu merah Waena, Kota Jayapura, Selasa (25/8/2026).

banner 728x90

Penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam kebakaran yang terjadi pada 10 Agustus 2026. Selain rumah warga, sejumlah perlengkapan dan material bangunan gereja juga dilaporkan ikut terbakar.

Koordinator penggalangan dana, Gerson Aruman, mengatakan mahasiswa Yahukimo di Jayapura merasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Distrik Emdomen.

Menurut Gerson, kondisi korban membutuhkan perhatian bersama sehingga mahasiswa memilih mengambil bagian dengan menggalang bantuan secara langsung di Jayapura.

“Kami hadir sebagai mahasiswa untuk melihat mereka sebagai bagian dari orangtua kami. Apa yang mereka rasakan, kami juga sangat merasakan. Karena itu, kami sebagai anak-anaknya hadir membantu apa yang kami bisa,” ujar Gerson.

Gerson mengatakan penggalangan dana tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengumpulkan bantuan, tetapi juga untuk menyebarluaskan informasi mengenai kondisi warga yang terdampak kebakaran agar semakin banyak pihak dapat memberikan dukungan.

Ketua Asrama Yahukimo sekaligus penanggung jawab penggalangan dana, Erwin Solonggik, mengatakan kebakaran tersebut menyebabkan warga kehilangan berbagai barang yang tersimpan di tujuh rumah.

Menurut Erwin, selain rumah warga, barang-barang dan kebutuhan yang berkaitan dengan pembangunan gereja serta sejumlah uang yang disiapkan untuk keperluan peresmian lapangan juga dilaporkan ikut terbakar.

“Penggalangan dana hari ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kebakaran dan kehilangan barang milik mereka,” kata Erwin.

Berdasarkan data yang dihimpun koordinator dan penanggung jawab penggalangan dana, sekitar 250 barang milik warga disebut ikut terbakar dalam peristiwa tersebut. Data itu merupakan informasi yang dihimpun mahasiswa dan masih perlu disesuaikan dengan pendataan resmi dari pihak terkait.

Erwin mengatakan mahasiswa tidak ingin hanya menyampaikan informasi mengenai musibah tersebut, tetapi juga berupaya menggerakkan solidaritas masyarakat Jayapura untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban.

Ia mengimbau masyarakat, pelajar, dan mahasiswa di Jayapura yang memiliki kepedulian untuk turut memberikan bantuan sesuai kemampuan.

“Posko kami telah dibuka di Asrama Yahukimo. Bagi Bapak dan Ibu yang ingin membantu, kami menerima pakaian layak pakai, alat masak, alat kerja, dan bantuan lainnya yang dibutuhkan warga,” ujarnya.

Menurut Erwin, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran sekaligus meringankan beban mereka dalam menghadapi masa pemulihan.

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura berharap solidaritas dari masyarakat, pelajar, dan mahasiswa dapat terus bergerak sehingga bantuan yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada warga terdampak kebakaran di Distrik Emdomen, Kabupaten Yahukimo. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.