Uncategorized

Mesak Magai : Blok Wabu adalah Warisan Tuhan bagi Anak Cucu Kita

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, menyampaikan seruan tegas agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat Papua Tengah bersama-sama menolak eksploitasi tambang Blok Wabu.

Menurutnya, kawasan tambang Blok Wabu yang terletak di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah merupakan warisan alam yang dititipkan Tuhan bagi masyarakat setempat, khususnya anak cucu di masa mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui video berdurasi 5 menit 28 detik yang beredar luas di media sosial pada Jumat (18/7/2025). Dalam video tersebut, Mesak menyerukan agar pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, tidak memberikan izin kepada perusahaan kapitalis yang ingin mengelola Blok Wabu secara besar-besaran.

“Saya harapkan supaya kita semua pejabat, lindungi potensi tersebut, supaya masyarakat kita ini sampai anak cucu pun tidak akan habis cepat. Biarkan kasih kebebasan kepada masyarakat ambil tambang itu dengan cara manual mereka, dengan tenaga mereka sendiri,” ucap Mesak, yang dikonfirmasi kembali pada Minggu (20/7/2025).

Mesak menyebut, kekayaan alam di Papua Tengah termasuk Blok Wabu harus dipertahankan sebagai milik rakyat, bukan diserahkan kepada kepentingan luar yang hanya mementingkan keuntungan. Ia mendesak Pemprov Papua Tengah untuk menutup pintu bagi investor tambang skala besar, yang berpotensi merampas hak masyarakat adat dan mempercepat habisnya sumber daya alam.

“Kita semua harus lindungi dan selamatkan potensi ini untuk masyarakat kita nikmati,” tegasnya.

Mesak juga mengungkapkan pengalamannya pada 2022, ketika ia bertemu dengan seseorang di Jakarta yang menyampaikan bahwa kelompok tertentu sedang mengincar penguasaan Blok Wabu. Pada bulan yang sama, ia juga bertemu dengan pejabat tinggi PT Freeport Indonesia di Timika dan membahas potensi besar Blok Wabu.

Menurut Mesak, potensi tambang di Blok Wabu meliputi emas, tembaga, dan nikel yang jumlahnya sangat besar, namun karakteristiknya berbeda dari tambang di Tembagapura.

“Kalau di Tembagapura, semua kekayaan seperti emas dan tembaga itu berada jauh di dalam tanah. Butuh alat berat dan teknologi canggih. Tapi di Blok Wabu, kandungannya ada di permukaan dan bisa dikelola secara manual oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia memperingatkan bahwa bila Blok Wabu dieksploitasi menggunakan teknologi besar dan alat berat, kandungan tambangnya bisa habis dalam waktu 25 tahun. Sebaliknya, jika dikelola oleh masyarakat secara manual, kekayaan alam itu dapat dinikmati dalam jangka panjang.

“Potensi kekayaan Blok Wabu luar biasa, tetapi kalau langsung dieksploitasi besar-besaran, maka anak cucu kita tidak akan sempat menikmatinya,” imbuhnya.
Bupati Mesak Magai mengajak seluruh pihak untuk menyadari bahwa Blok Wabu adalah warisan ilahi yang harus dijaga dengan rasa tanggung jawab moral dan sosial.

“Saya mau sampaikan kepada warga Papua Tengah, kepada delapan kabupaten dan pejabat provinsi: Blok Wabu ini benar-benar Tuhan titipkan untuk masyarakat kita nikmati. Ini titipan Tuhan untuk anak cucu kita makan,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus berdiri bersama rakyat untuk memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara adil, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Biarlah masyarakat kita ambil tambang itu dengan cara mereka sendiri, secara tradisional, supaya tidak cepat habis. Kita lindungi potensi ini sebagai warisan Tuhan yang tidak boleh dirampas oleh siapapun,” pungkasnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Depapre Disiapkan Jadi Sentra Perikanan Papua, Gubernur: Hak Ulayat Tetap Milik Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melakukan kunjungan kerja strategis ke Distrik Depapre,…

4 jam ago

KNPB Manokwari Serukan Mimbar Bebas 1 Mei, Tekankan Aksi Tertib dan Tanpa Atribut Terlarang

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari mengeluarkan imbauan terbuka kepada masyarakat…

5 jam ago

Sekda Definitif Resmi Dilantik, Struktur Pemerintahan Lanny Jaya Kini Lengkap dan Siap Bergerak

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, resmi melantik Tendien Wenda sebagai Sekretaris Daerah…

6 jam ago

Ribuan Pelajar Intan Jaya Padati Wajimba, Turnamen Mei Jadi Simbol Kebangkitan Pendidikan dan Persatuan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Ribuan pelajar dari delapan distrik di Kabupaten Intan Jaya memadati Lapangan…

7 jam ago

Gubernur Papua Tegaskan Aksi Penyampaian Aspirasi Harus Tertib, Santun, dan Tidak Ganggu Kepentingan Umum

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum…

7 jam ago

Pemprov Papua Percepat Verifikasi 2.500 Rumah Bantuan Pusat, OAP Jadi Prioritas Utama

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus…

8 jam ago