Berita

Otsus Jilid II Jadi Instrumen Percepatan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat kapasitas aparatur untuk memastikan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II tidak berhenti pada aspek regulasi dan anggaran, tetapi diterjemahkan menjadi kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kuliah umum bertema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Provinsi Papua Tengah” yang digelar Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Rakyat (TGUP2KR), Rabu (12/8/2026), di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire.

Kuliah umum menghadirkan Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, sebagai pemateri. Forum ini menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman aparatur mengenai arah kebijakan Otsus Jilid II sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Penguatan tata kelola dinilai krusial karena keberhasilan Otsus tidak hanya ditentukan oleh kewenangan dan dukungan fiskal, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah daerah mengelola kebijakan secara efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Karena itu, aparatur dituntut mampu menerjemahkan kebijakan Otsus ke dalam perencanaan, penganggaran, pelayanan publik, dan program pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat Papua Tengah.

Pemprov Papua Tengah juga menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan Otsus tidak sekadar berorientasi pada administrasi dan penyerapan anggaran. Kebijakan tersebut harus menghasilkan manfaat yang terukur, terutama dalam peningkatan pelayanan dasar, pembangunan daerah, dan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

Kuliah umum tersebut diikuti jajaran aparatur Pemerintah Provinsi Papua Tengah, di antaranya staf ahli gubernur, para asisten sekretaris daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala biro Sekretariat Daerah, serta pejabat eselon III dan IV.

Keterlibatan lintas jenjang birokrasi tersebut diharapkan memperkuat kesamaan persepsi dan koordinasi dalam menjalankan agenda pembangunan Papua Tengah.

Melalui TGUP2KR, Pemprov Papua Tengah mendorong peningkatan kapasitas aparatur agar Otsus Jilid II memiliki tata kelola yang kuat, pelaksanaan yang terukur, dan orientasi yang jelas pada kesejahteraan rakyat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Musa Boma Desak Pemda di Papua Tengah Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum bagi Pelaku Pembakar Hutla

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan pembakaran hutan di sejumlah wilayah delapan kabupaten di Papua Tengah mendapat…

4 menit ago

Rusia Serahkan Proses Hukum AP yang Ditahan di Wamena kepada Otoritas Indonesia

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Rusia menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum terhadap warga negaranya berinisial AP (39),…

30 menit ago

Kendaraan Berpelat Luar Masih Beroperasi di Manokwari, Samsat Soroti Potensi Pajak Daerah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kendaraan berpelat nomor luar daerah masih bebas beraktivitas di Manokwari, sementara kewajiban…

5 jam ago

Daniel Tauwai Baca Buku Hampir Sejam di Rumah Inspirasi Kebadabi, Mecky Tebai: Ini Pelajaran bagi Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Daniel Tauwai menghabiskan waktu hampir satu jam membaca buku saat mengikuti kegiatan…

6 jam ago

Penduduk Papua Tengah Capai 1.397.590 Jiwa, Bertambah 13.363 pada Semester I 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah mencapai 1.397.590 jiwa pada Semester I 2026,…

1 hari ago

Cegah Pembakaran Hutan dan Lahan, Pemuda KINGMI Desak Pernyataan Bupati Nabire Ditindaklanjuti

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Biro Pemuda KINGMI Klasis Nabire, Yeri Nawipa, meminta pemerintah, aparat, lembaga…

1 hari ago