Berita

Pemprov Papua Tengah Perkuat Basis Data Umat untuk Tepatkan Pelayanan Publik

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, melalui Biro Pemerintahan, Otsus dan Kesra memperkuat pendataan umat berbasis lembaga keagamaan sebagai langkah membangun basis data masyarakat yang lebih akurat, aktual, dan dapat digunakan untuk mendukung perencanaan pelayanan serta pembangunan di daerah.

BACA JUGA: Bimtek Microsoft Office BKPSDM Papua Tengah, ASN OPD Akui Keterampilan Kerja Makin Terasah

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi bersama pimpinan lembaga keagamaan yang berdomisili di Kabupaten Nabire, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan dibuka Kepala Biro Pemerintahan, Otsus dan Kesra Papua Tengah, Lambertus Wakerkwa, S.Sos., sementara pembahasan dipimpin Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Edward S. Renmaur, S.STP., M.A.P., M.Han.

Pendataan umat tersebut diarahkan untuk menghimpun informasi masyarakat melalui jaringan lembaga keagamaan yang selama ini memiliki hubungan langsung dengan umat di wilayah pelayanan masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, pendataan akan melibatkan pastor, pendeta, gembala, pandita, imam masjid, serta pimpinan lembaga keagamaan lainnya. Keterlibatan mereka dinilai penting karena para pemimpin agama memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat yang dilayani.

Melalui pola tersebut, data yang dihimpun tidak hanya diarahkan untuk mengetahui jumlah umat, tetapi juga menggambarkan persebaran serta kondisi masyarakat di wilayah pelayanan masing-masing lembaga keagamaan.

Basis data itu selanjutnya diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi masyarakat Papua Tengah. Dengan informasi yang lebih terstruktur, pemerintah dapat memiliki pijakan yang lebih kuat dalam membaca kebutuhan masyarakat sebelum menentukan arah pelayanan dan program pembangunan.

Pendataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah membangun pelayanan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat. Data yang akurat diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan prioritas pelayanan, sasaran program, serta kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah.

Pertemuan di Nabire ini merupakan agenda kedua yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah setelah sebelumnya menggelar pertemuan bersama pimpinan lembaga keagamaan di Timika pada, Senin (21/9/2026) lalu.

Dengan memperkuat keterlibatan lembaga keagamaan dalam pendataan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berupaya membangun sistem informasi masyarakat yang tidak berhenti pada angka, tetapi dapat menjadi dasar untuk memahami di mana masyarakat berada, bagaimana kondisi mereka, dan pelayanan apa yang paling dibutuhkan.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat ketepatan pemerintah dalam menyusun kebijakan dan menjalankan pelayanan kepada masyarakat, sehingga program pembangunan dapat diarahkan berdasarkan kondisi serta kebutuhan nyata di lapangan. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

1 hari ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

1 hari ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

1 hari ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

1 hari ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

1 hari ago