Berita

Pemprov Tegaskan Paskibraka Papua Tengah harus Memiliki Jiwa Kebangsaan yang Kuat

NABIRE, TOMEI.ID | Staff Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, SDM, Pengembangan Otsus, Ukkas, resmi membuka Rapat Panitia Seleksi Pembentukan Paskibraka Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025, di Aula Kantor Gubernur. Rabu, 21 Mei 2025.

Ukkas dalam sambutannya menegaskan momentum ini sangat penting karena bukan hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga bagian dari upaya  membina dan mempersiapkan generasi muda Papua Tengah menjadi pribadi yang unggul, disiplin, dan berjiwa nasionalis.

“Paskibraka bukan hanya sekadar barisan pengibar bendera, tetapi merupakan representasi dari anak-anak bangsa yang terbaik, yang akan menjadi teladan dan inspirasi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,”jelasnya.

Pembentukan Paskibraka, menurutnya, diatur secara formal melalui Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka; Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 yang menjadi pedoman teknis penyelenggaraan seleki, pembinaan, serta penugasan Paskibraka di tingkat nasional dan daerah.

“Kedua regulasi ini menjadi landasan penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen dan pembinaan dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berintegritas tinggi,” tuturnya.

Ia meminta  tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan profesional, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan, tes kebugaran, wawancara kepribadian, hingga tes ideologi kebangsaan serta mengutamakan kualitas dan integritas peserta.

“Paskibraka harus menjadi contoh dari pribadi yang disiplin, bermental tangguh, dan memiliki jiwa kebangsaan yang kuat” tutupnya.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah tamu undangan, diantara Kesbangpol, TNI-Polri, Serta team kesehatan Provinsi Papua Tengah.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

1 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

3 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

12 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

12 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago