Berita

Persinab Nabire Gagal ke 8 Besar Liga Nusantara

SURAKARTA, TOMEI.ID | Langkah Persinab Nabire di ajang PNM Liga Nusantara (Liga 3 Nasional) musim 2025/2026 harus terhenti di fase grup. Wakil Tanah Papua tersebut dipastikan gagal melaju ke babak 8 besar setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persibo Bojonegoro.

Pertandingan penentuan antara Persinab Nabire kontra Persibo Bojonegoro berlangsung di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

Sejak menit awal, kedua tim tampil berhati-hati. Persinab Nabire dan Persibo Bojonegoro saling menunggu peluang dengan tempo permainan yang relatif seimbang. Sejumlah peluang sempat tercipta di babak pertama, namun tidak ada gol yang berhasil dicetak hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persibo Bojonegoro tampil lebih efektif. Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Rangga Lesmana pada menit ke-55 melalui skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan Persinab Nabire.

Tertinggal satu gol, Persinab Nabire yang diperkuat Melvis Uaga, Alfons Migau, Yosmus Dudai, serta sejumlah pemain muda lainnya berupaya keras menyamakan kedudukan. Namun, berbagai peluang yang diciptakan tidak mampu dimaksimalkan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat Persinab Nabire mengakhiri fase grup dengan koleksi 15 poin dan dipastikan gagal memenuhi target lolos ke babak 8 besar Liga Nusantara.

Sementara itu, Persibo Bojonegoro mengoleksi 18 poin dan finis di peringkat ketiga klasemen Grup C. Dua tiket ke babak selanjutnya berhasil diamankan Persika Karanganyar dengan 23 poin dan RANS Nusantara FC yang mengumpulkan 20 poin.

Menanggapi hasil tersebut, Asisten Pelatih Persinab Nabire, Irwansyah, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua Tengah, khususnya para pendukung setia Persinab Nabire.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Papua Tengah, terutama Nabire. Kami berharap bisa meraih kemenangan. Peluang sebenarnya cukup banyak, tetapi tidak bisa kami selesaikan menjadi gol,” ujar Irwansyah kepada tomei.id, Senin (26/1/2026).

Irwansyah mengakui efektivitas permainan Persibo Bojonegoro menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut.

“Babak kedua Persibo lebih bertahan. Mereka hanya mendapat satu peluang dan langsung menjadi gol,” kata Irwansyah.

Lebih lanjut, Irwansyah menilai ketatnya persaingan di Grup C menjadi tantangan besar bagi Persinab Nabire yang masih berstatus sebagai tim baru.

“Grup ini diisi tim-tim yang sudah lama eksis dan berpengalaman. Persinab sendiri baru terbentuk sekitar lima sampai enam bulan, sehingga masih banyak hal yang harus dibenahi,” jelas Irwansyah.

Menurut Irwansyah, kegagalan melaju ke babak 8 besar akan menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen dan tim pelatih Persinab Nabire ke depan.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Persinab harus lebih siap, baik dari sisi waktu persiapan maupun kualitas pemain. Semoga ke depan Persinab bisa tampil lebih baik dan lebih kompetitif,” pungkas Irwansyah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPPETANG Se-Indonesia Dilantik, DPRD Soroti Absennya Pemkab Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) Se-Indonesia periode 2026–2027 resmi…

9 menit ago

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati, Persembahkan untuk Literasi Papua

KARUBAGA, TOMEI.ID | Intelektual muda Papua, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku…

13 jam ago

Dinsos Papua Pegunungan Siapkan Beras Murah, Mulai Dijual Besok

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan mulai menjual beras murah bagi masyarakat, Kamis…

13 jam ago

29 Wisudawan UNIPA Dilepas IMPT Manokwari, Alumni Dituntut Kembali Mengabdi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari melepas 29 wisudawan/i Universitas Papua (UNIPA)…

14 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Rombak Pendidikan, Sekolah Asrama dan Beasiswa Diperketat

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menyiapkan perubahan besar dalam sistem pendidikan, mulai…

14 jam ago

Otsus Jilid II Jadi Instrumen Percepatan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat kapasitas aparatur untuk memastikan pelaksanaan Otonomi…

15 jam ago