Berita

Pria di Bandung Terekam CCTV Siksa Pacar: Akui 3 Tahun Lakukan Kekerasan dan Terlilit Utang

BANDUNG, TOMEI.ID | Jagat media sosial digegerkan oleh aksi brutal seorang pria berinisial NT yang terekam kamera pengawas (CCTV) sedang menganiaya kekasihnya, JC, di sebuah teras rumah di Kota Bandung.

Video yang diunggah ulang oleh berbagai platform pada Rabu (25/2/2026) ini memperlihatkan tindakan keji pelaku yang menendang korban hingga tersungkur tak berdaya.

Berdasarkan data rekaman CCTV, insiden tersebut terjadi pada 14 Februari 2026 pukul 21.53 WIB. Pelaku yang mengenakan pakaian hitam terlihat melayangkan tendangan keras ke arah JC hingga jatuh tak berdaya.

Penderitaan korban berlanjut sekitar pukul 23.07 WIB saat keduanya terlibat cekcok kembali; dalam potongan video tersebut, JC terdengar menangis histeris sambil berteriak meminta tolong sebelum akhirnya kembali mendapat pukulan dari pelaku.

Pasca video penganiayaan tersebut viral, muncul rekaman pengakuan dari NT yang memicu kemarahan publik. Pelaku mengakui bahwa dirinya telah menjalin hubungan dengan korban selama tiga tahun dan selama kurun waktu tersebut ia secara rutin melakukan kekerasan fisik terhadap kekasihnya.

Tak hanya kekerasan fisik, hubungan tersebut ternyata menyimpan fakta miris terkait motif ekonomi dan pengkhianatan.

NT mengakui bahwa selama masa pacaran, ia sering memanfaatkan kondisi finansial korban dengan meminjam uang demi menutupi kesulitan ekonominya sendiri, sembari berjanji akan melunasinya di kemudian hari.

Di sisi lain, trauma psikis yang dialami korban kian mendalam setelah pelaku secara terang-terangan mengakui pernah berselingkuh di belakangnya.

NT berdalih bahwa rentetan aksi kekejaman yang dilakukannya selama ini murni dipicu oleh emosi yang tidak terkendali, sebuah pengakuan yang justru semakin memicu kecaman publik di media sosial.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum terduga pelaku.

Namun, netizen secara luas terus mendesak pihak berwenang untuk segera mengamankan NT guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di tengah tekanan publik yang terus mengalir deras. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

7 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

7 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

7 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

11 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

12 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

12 jam ago