Berita

Temui Siswa Kepas Kopo Paniai Timur, Wagub Deinas: Jangan Melawan Guru

PANIAI, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pentingnya sikap hormat kepada guru dan kesungguhan belajar saat bertemu siswa di lokasi pembangunan SD dan SMP YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Kamis (10/9/2026).

Pesan tersebut disampaikan Deinas secara langsung kepada para siswa dalam kunjungan kerja di wilayah Paniai. Ia meminta siswa menghormati guru karena pendidikan menjadi salah satu dasar penting untuk membentuk masa depan generasi muda.

“Guru mengajar A sampai Z itu kamu belajar. Jangan melawan guru ya. Kalau kamu melawan guru kamu tidak bisa jadi guru dan tidak bisa jadi orang besar seperti ibu, Bapak guru dan jadi pegawai. Jadi bapa pesan cuman itu saja ya,” pesan Wagub.

Kunjungan ke Kepas Kopo juga menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap keberlanjutan layanan pendidikan di wilayah yang sebelumnya menghadapi kondisi sulit. Sekolah di kawasan tersebut pernah terdampak pembakaran oleh orang tidak dikenal pada 2024, sehingga aktivitas pendidikan dan keamanan warga sekolah sempat terganggu.

Di lokasi pembangunan, Deinas melihat langsung proses pembangunan fasilitas pendidikan yang menggunakan konstruksi beton bertulang dan material kayu.

Pembangunan tersebut diarahkan untuk memastikan siswa memiliki tempat belajar yang lebih layak, aman, dan mendukung proses pendidikan secara berkelanjutan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu serta anak-anak yang telah kehilangan orang tua. Pemerintah daerah mendorong agar kelompok tersebut tetap memperoleh kesempatan pendidikan yang layak dan tidak tertinggal dalam proses pembelajaran.

Bupati Paniai, Yampit Nawipa, menjelaskan bahwa pola pendidikan yang dikembangkan di Kepas Kopo diarahkan untuk menjangkau anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk mereka yang tidak lagi memiliki orang tua.

“Disini khusus untuk orangtuanya meninggal. Ini kan semua masyarakat punya anak-anak. Tidak ada pegawai negeri punya anak-anak disini,” kata Yampit.

Menurut Yampit, pola pendidikan tersebut juga diarahkan untuk mengubah pendekatan pembelajaran agar lebih menyentuh kebutuhan anak secara menyeluruh.

“Iya polanya yang kita ubah. Pertama MDG tapi SSH,” ujarnya.

Sistem pendidikan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di dalam kelas, tetapi juga mencakup pembiasaan sarapan, literasi, makan siang, numerasi, makan sore, hingga kegiatan berkebun. Pola tersebut diarahkan untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, serta kebiasaan hidup yang mendukung perkembangan siswa.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Deinas juga didampingi Bupati Paniai Yampit Nawipa dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guru-guru serta masyarakat setempat yang hadir di lokasi kunker.

Rangkaian kunjungan dilakukan setelah rombongan tiba di Bandara Enarotali dan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Paniai.

Deinas sebelumnya mengunjungi RSUD Madi Paniai untuk melihat kondisi pelayanan kesehatan, menyerap aspirasi tenaga medis, serta meninjau kebutuhan fasilitas dan peralatan pendukung pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Deinas mengunjungi SD Negeri Mayubutu, Distrik Paniai Timur. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat kondisi sekolah sekaligus berdialog dengan para guru mengenai pelaksanaan proses belajar mengajar dan kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut.

Deinas berharap perhatian terhadap pendidikan di Kepas Kopo terus berlanjut melalui dukungan pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat, sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman, disiplin, dan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan masa depan serta menjadi generasi yang mampu membangun Paniai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Panah Papua Soroti Hutan di PSN GOKPL, Kehutanan Minta Data Koordinat untuk Verifikasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Perkumpulan Panah Papua menyoroti dugaan dampak pembukaan kawasan hutan dalam kegiatan Proyek…

1 jam ago

Dinkes Papua Tengah Perkuat Layanan Penyakit Menular di Dogiyai, Kompetensi Petugas Puskesmas Ditingkatkan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes)Provinsi Papua Tengah, memperkuat pelayanan penyakit menular di Kabupaten Dogiyai…

1 jam ago

Pemprov Papua Tengah Dorong Pendidikan Inklusif, Layanan Disabilitas Diminta Berfungsi Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong penguatan pendidikan inklusif agar Anak Berkebutuhan…

2 jam ago

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Trans Wamena-Nduga, Korban Disebut Aris Sanda

WAMENA, TOMEI.ID | Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung…

7 jam ago

Kaki Keseleo H-7 Wisuda, Rafika Syahabudin Tetap Tegak Raih Gelar Magister

Oleh: Antonius M. Degei Langkah Rafika M. Syahabudin, S.E., M.M., menuju panggung wisuda tidak berjalan…

8 jam ago

Deinas Geley Dorong Perluasan Bandara Nabire dan Pembangunan Terminal Papua Tengah

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong pemerintah pusat mempercepat pengembangan infrastruktur…

8 jam ago