DEKAI, TOME.ID | Ibadah syukuran atas pengukuhan Tery Wahla, sebagai Kepala SD Negeri Duram berlangsung di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (19/8/2026).
Ibadah tersebut mengusung tema “Mengucap Syukurlah dalam Segala Hal” dan dihadiri sejumlah elemen masyarakat dari Distrik Duram dan Suku Kimyal.
Selain menjadi ungkapan syukur atas kepercayaan yang diterima Tery Wahla untuk memimpin SD Negeri Duram, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat komunikasi, hubungan kekeluargaan, dan dukungan terhadap kemajuan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Tery Wahla menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta elemen orang Duram yang telah memberikan dukungan dalam proses hingga dirinya dipercaya mengemban tugas sebagai kepala sekolah.
Menurut Tery, kepercayaan tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai keberhasilan pribadi semata, tetapi sebagai tanggung jawab yang harus dijawab melalui kerja nyata.
“Keberhasilan ini adalah kemenangan kita bersama. Karena itu, melalui momentum seperti ini, kita harus terus menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, dan membangun kebersamaan dalam lingkup orang Duram dan Kimyal,” kata Tery.
Ia mengatakan, tanggung jawab sebagai kepala sekolah akan diarahkan pada upaya memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan, karakter, dan daya saing untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Tery juga mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Duram dan Kimyal.
Saul Ossu: Pendidikan Harus Menjadi Jembatan Pengembangan SDM
Direktur Yayasan Pengembangan Masyarakat Kimyal (YPMK), Saul Ossu, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Tery Wahla untuk mengemban tugas sebagai Kepala SD Negeri Duram.
Saul menilai kepercayaan terhadap seorang kader untuk menempati posisi strategis di bidang pendidikan tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Saul, sektor pendidikan harus menjadi salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua, termasuk di Kabupaten Yahukimo.
“Pendidikan harus menjadi jembatan utama dalam pengembangan sumber daya manusia di Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo, agar mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Saul.
Ia berharap pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, generasi muda, serta masyarakat dapat membangun kerja sama untuk mendukung kemajuan pendidikan.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga pendidik, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Dorong Kolaborasi Masyarakat dan Dunia Pendidikan
Dalam momentum tersebut, masyarakat Duram dan Kimyal juga didorong untuk menjaga komunikasi serta membangun kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Dukungan masyarakat dinilai penting, terutama dalam menciptakan lingkungan yang dapat menunjang proses pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Tery Wahla menekankan bahwa tanggung jawab baru yang dipercayakan kepadanya perlu dijalankan dengan semangat pelayanan dan kerja nyata.
Sementara Saul Ossu mengingatkan pentingnya kesinambungan dukungan terhadap sektor pendidikan agar peningkatan sumber daya manusia tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat Duram dan Kimyal, pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki karakter, kemampuan, dan kesiapan untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Momentum ibadah syukuran tersebut akhirnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan dukungan sekaligus menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Distrik Duram dan Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. [*].











