BOVEN DIGOEL, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengakui bertanggung jawab atas pembakaran sejumlah rumah warga, bangunan sekolah, dan fasilitas kesehatan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua.
Pengakuan tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterima media pada Jumat (5/6/2026). Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut aksi itu dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Batalyon Yamue yang dipimpin Mayor Dejang Heluka.
Menurut TPNPB, pembakaran dilakukan karena dinilai bangunan-bangunan sipil tersebut kerap digunakan atau didatangi aparat keamanan Indonesia selama operasi yang berlangsung di wilayah tersebut sejak Mei hingga Juni 2026.
Dalam pernyataannya, TPNPB juga mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah aksi bersenjata di wilayah perbatasan Yahukimo dan Boven Digoel. Kelompok tersebut menyebut Distrik Manggelum sebagai bagian dari wilayah operasi mereka.
TPNPB turut meminta pemerintah Indonesia menghentikan operasi keamanan di wilayah tersebut. Selain itu, kelompok tersebut juga kembali menegaskan tuntutan politiknya terkait pengakuan kemerdekaan Papua.
Siaran pers itu ditandatangani sejumlah petinggi TPNPB-OPM, di antaranya Panglima Tinggi Goliath Tabuni, Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Lekagak Telenggen.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI, Polri, maupun Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terkait klaim yang disampaikan TPNPB. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak delapan kepala suku besar, di Provinsi Papua Tengah, resmi diakui sebagai…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan untuk Distrik…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, masih menunggu kepastian pemerintah pusat m mengenai pengangkatan…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, menetapkan status Taman Gizi sebagai aset daerah setelah…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) periode 2024–2026 resmi dinyatakan demisioner…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Intan Jaya terbukti berhasil…