Berita

TPNPB Klaim Dua Remaja Tertembak Saat Membangun Gereja di Intan Jaya

JAYAPURA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim dua remaja mengalami luka tembak dalam operasi yang diduga dilakukan aparat militer Indonesia di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (29/6/2026).

Informasi tersebut disampaikan melalui Siaran Pers III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang diterima redaksi dan ditandatangani Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom.

Menurut TPNPB, kedua korban yang disebut bernama Daud Hagismijau dan Kiko Hagismijau, masing-masing diklaim masih berusia di bawah 18 tahun. TPNPB menyatakan insiden terjadi ketika keduanya bersama sejumlah warga sedang melakukan pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Titigi.

TPNPB mengklaim kedua korban mengalami luka tembak pada bagian kaki dan paha belakang sehingga tidak dapat berjalan. Dalam keterangannya, organisasi tersebut menyebut kedua korban hingga kini masih berada di Kampung Titigi.

Selain dugaan penembakan terhadap dua remaja tersebut, TPNPB juga mengklaim aparat militer melakukan penguasaan jalur utama yang menghubungkan Kota Sugapa menuju Kampung Titigi hingga ke arah Kabupaten Puncak.

Menurut mereka, operasi tersebut berlangsung bersamaan dengan operasi darat yang diklaim berlangsung sejak 26 hingga 29 Juni 2026.

Dalam siaran pers itu, TPNPB juga menuduh adanya penggunaan drone bersenjata yang disebut mengakibatkan kerusakan gereja, rumah warga, dan sejumlah fasilitas sipil di Distrik Hitadipa, Sugapa, dan Agisiga. Organisasi tersebut menyatakan operasi militer itu memicu gelombang pengungsian warga sipil ke kawasan hutan maupun ke pusat Kota Sugapa.

Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom menyebut organisasi mereka mengutuk dugaan penembakan terhadap dua remaja tersebut. TPNPB menilai insiden itu sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan meminta perhatian masyarakat internasional.

Dalam pernyataannya, TPNPB juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dewan Keamanan PBB, Dewan HAM PBB, serta lembaga-lembaga internasional untuk melakukan investigasi independen terhadap situasi keamanan dan kemanusiaan di Papua.

Siaran pers tersebut ditandatangani oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom serta jajaran pimpinan TPNPB-OPM, di antaranya Panglima Tinggi TPNPB-OPM Jenderal Goliath Tabuni, Wakil Panglima Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayor Jenderal Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh informasi tersebut masih merupakan klaim sepihak dari TPNPB sebagaimana tertuang dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, serta pihak Gereja Katolik setempat guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT Ke-4 Papua Tengah Resmi Dimulai, Meki Nawipa: Momentum Perkuat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun…

23 jam ago

Asrama Mahasiswa Yalimo Garap Kebun Produktif, Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Yalimo Kota Studi Manokwari, Papua Barat, memulai pengembangan kebun produktif…

1 hari ago

Gubernur Meki Nawipa Minta Minimal 30 Persen Dana Otsus Pendidikan Mulai 2027 Dialokasikan untuk Dukung SSH dan Peningkatan Mutu Pendidikan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa meminta pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten…

1 hari ago

Enam Provinsi di Tanah Papua Sepakati 18 Langkah Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus, KPK: Jangan Berhenti di Tanda Tangan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Enam pemerintah provinsi di Tanah Papua menyepakati 18 langkah strategis untuk memperbaiki…

1 hari ago

Pendidikan Jadi Prioritas, Gubernur Meki Nawipa Minta Lulusan PGSD Siap Mengabdi hingga Pedalaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan pendidikan tetap menjadi prioritas utama…

1 hari ago

PSHT Manokwari Kukuhkan Warga Baru Tingkat I 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Persaudaraan dan Lawan Ketidakadilan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Manokwari, Ranting Manokwari Barat, Sub…

1 hari ago