Berita

Dinkes P2KB Papua Tengah Gelar Workshop ILP bagi Pegawai, Dorong Transportasi Layanan Kesehatan Primer

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) menyelenggarakan Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi pegawai Dinas Kesehatan dan jajaran terkait.

Kegiatan Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi pegawai Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, di Aula RRI Nabire, Rabu (20/8/2025).

Dalam sambutannya, Kadis Agus menegaskan bahwa workshop ILP bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan bagian dari gerakan besar untuk memperkuat pondasi sistem kesehatan berbasis keluarga dan komunitas.

“Workshop ini adalah tonggak penting bagi transformasi layanan primer yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai lokal Papua. Kita sedang membangun sistem kesehatan yang tidak hanya melayani, tetapi juga memberdayakan masyarakat hingga ke kampung,” ujar dr. Agus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah membentuk tim provinsi yang kompeten dan mandiri dalam implementasi ILP, sekaligus mendorong Puskesmas menjadi pusat pembinaan kader posyandu. Menurutnya, ILP merupakan integrasi upaya kesehatan perorangan (UKP), upaya kesehatan masyarakat (UKM), dan upaya kesehatan keluarga (UKK), yang akan dijalankan secara berjenjang mulai dari provinsi hingga tingkat kampung.

Selain itu, dr. Agus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix melibatkan pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga media.

“Transformasi layanan primer adalah kerja kolektif. Tidak bisa hanya dikerjakan oleh satu pihak, tetapi harus bersama-sama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung inisiasi ILP yang telah berjalan di beberapa kabupaten, seperti Mimika, Nabire, dan Paniai. Menurutnya, langkah awal ini perlu diperkuat agar dapat terstandar dan menjadi rujukan bagi daerah lainnya di Papua Tengah.

Workshop ini menghadirkan narasumber, fasilitator, dan peserta dari berbagai program di lingkungan Dinkes P2KB. Dengan mengusung semangat visi-misi Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur, Deinas Geley, kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak membangun Papua Tengah yang sehat, mandiri, sejahtera, dan bermartabat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Papua Siapkan Pengembangan Bandara Botawa, Waropen Ditargetkan Bisa Didarati Pesawat ATR

WAROPEN, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mempersiapkan pengembangan Bandar Udara Botawa di Kabupaten…

35 menit ago

Gubernur Papua Mulai Cetak Sawah 100 Hektare di Waropen, Pertanian Disiapkan Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

WAROPEN, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mendorong transformasi sektor pertanian di Kabupaten Waropen…

42 menit ago

UNIPA Tetapkan Libur Panjang Akhir Mei 2026, Aktivitas Kampus Kembali Normal 2 Juni

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) resmi menetapkan penyesuaian jadwal libur nasional, cuti bersama, dan…

56 menit ago

Mahasiswa Paniai di Yogyakarta Desak Cabut Izin Tambang dan Tolak DOB, Nilai Pemerintah Bungkam Demokrasi Rakyat Paniai

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa/i Paniai se-Indonesia, di Kota Yogyakarta, kembali melontarkan kritik keras terhadap…

1 jam ago

Lima Tahun Penggusuran Rusnawa UNCEN, Mahasiswa Tagih Tanggung Jawab Kampus di Tengah Wisuda

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa penghuni Asrama Rusunawa Putra Universitas Cenderawasih menggelar aksi damai di…

1 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Warga Tolmis Bertahan Aman, Bantuan Darurat Disalurkan

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial turun langsung meninjau kondisi…

14 jam ago