Berita

DPR Papua Pegunungan Bantah Klaim Pemda Soal APBD dan Hak Dewan, Desak Audit Sekwan

WAMENA, TOMEI.ID | Anggota DPR Papua Pegunungan dari Fraksi Partai Demokrat, Fransina Daby, membantah pernyataan Pemerintah Daerah yang menyebut penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan bersama DPR serta mengklaim pembayaran hak-hak anggota dewan telah berjalan sesuai mekanisme.

Pernyataan itu disampaikan Fransina di Wamena sebagai tanggapan atas penjelasan sejumlah pejabat daerah yang dinilainya tidak sesuai dengan kondisi di DPR Papua Pegunungan.

BACA JUGA: DPR Papua Pegunungan Soroti Kinerja Pemprov, Desak BPK Audit Keuangan dan Gubernur Evaluasi OPD

Menurut Fransina, penyusunan APBD merupakan kewenangan pemerintah daerah. DPR, kata dia, hanya menjalankan fungsi pembahasan dan persetujuan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami tidak pernah susun APBD dengan mereka, kecuali hanya ikut membahas. APBD itu mereka yang susun sendiri, tidak pernah libatkan DPR. Tuduhan bahwa kita susun bersama itu tipu,” jelas Fransina kepada media, Selasa (28/7/2026).

Fransina juga membantah klaim pemerintah mengenai pembayaran hak-hak anggota DPR. Ia menyebut realisasi pembayaran tidak pernah berjalan sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus).

“Untuk hak-hak dewan juga tidak pernah berjalan sesuai rapat Banmus. Hak-hak dewan hanya dibayar tiga atau empat bulan sekali, itu pun dicicil. Jadi semua yang mereka sampaikan tidak sesuai fakta di DPR,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa DPR tidak memiliki kewenangan menyusun APBD sebagaimana yang disampaikan pemerintah.

“Di DPR itu tidak pernah susun APBD, DPR hanya ikut membahas,” ujarnya.

Atas persoalan tersebut, Fransina mendesak agar Sekretariat DPR (Sekwan), bagian keuangan, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) diaudit untuk memastikan pengelolaan anggaran serta pembayaran hak-hak anggota dewan dilakukan sesuai ketentuan.

“Ini sudah bicara tidak sesuai dengan yang terjadi, maka perlu diaudit,” tegasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Staf Sekretariat DPR Papua Tengah Larang Wartawan Cepos Liput Rapat Banggar

NABIRE, TOMEI.ID | Jurnalis Cenderawasih Pos (CEPOS), Theresia F. Tekege, mengaku dilarang masuk ke ruang…

6 jam ago

KINGMI Desak Akses Kemanusiaan Dibuka, Investigasi Independen Dugaan Penembakan di Samboga

TIMIKA, TOMEI.ID | Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah…

12 jam ago

Pemprov Papua Perkuat Komunikasi Imunisasi di Perbatasan RI–PNG, Media KIE Berbasis Budaya Lokal Disiapkan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua, bersama UNICEF Indonesia, dengan dukungan Departemen Luar…

13 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perketat Tata Kelola Dana Hibah, Lima Rekomendasi Ditetapkan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, memperketat tata kelola dana hibah pemerintah daerah…

1 hari ago

KLHS RDTR Perkotaan Manokwari Soroti Banjir, Abrasi dan Ancaman Bencana

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menempatkan banjir, genangan, abrasi, pengelolaan limbah dan persampahan…

1 hari ago

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

2 hari ago