HIPMI Papua Konsolidasikan Kekuatan, Siapkan Pengusaha Muda Hadapi Indonesia Emas 2045

oleh -1121 Dilihat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Papua menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026 sebagai langkah konsolidasi strategis dalam memperkuat peran pengusaha muda menghadapi agenda besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Senin (4/5/2026), ini mengusung tema “Sinergitas Pengusaha Muda Papua untuk Indonesia Emas 2045” dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

banner 728x90

Agenda tersebut dihadiri perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Jay Aryaputra Singgih, jajaran BPD HIPMI Papua, pengurus BPC kabupaten/kota se-Papua, unsur pemerintah, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Jay Aryaputra Singgih menegaskan bahwa Rakerda, Diklatda, dan Forbisda merupakan agenda wajib organisasi yang tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun kapasitas kader dan menyusun arah gerak organisasi ke depan.

“Kegiatan ini bertujuan mencetak pengusaha muda yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun global, sekaligus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi Papua.

Menurutnya, keterbatasan kapasitas kewirausahaan dan daya saing UMKM masih menjadi pekerjaan rumah, meski Papua memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, serta dukungan kebijakan pemerintah.

“HIPMI harus menjadi jembatan antara dunia usaha dan kebijakan publik, sekaligus mencetak pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing tinggi,” kata Matius D. Fakhiri.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan dunia usaha dalam mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Burhanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini diarahkan untuk merumuskan program kerja strategis BPD HIPMI Papua periode 2026–2029, meningkatkan kapasitas kader melalui Diklatda, serta memperluas jejaring usaha melalui Forbisda.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi melahirkan kolaborasi nyata antara pengusaha, pemerintah, dan stakeholder dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi rapat kerja daerah, pelatihan kewirausahaan, seminar bisnis, forum diskusi, serta sesi networking antar pelaku usaha, dengan menghadirkan pemateri dari kalangan pemerintah, akademisi, dan praktisi bisnis.

Melalui forum ini, HIPMI Papua diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah dan melahirkan pengusaha muda yang kompetitif, inovatif, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi Papua dan nasional. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.