INTAN JAYA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengingatkan kepada personel TNI-Polri yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya agar tetap teguh menjalankan tugas dan tidak merasa bekerja sendirian. Pesan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Sugapa, Intan Jaya, Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung situasi keamanan, mengevaluasi pelaksanaan tugas aparat, serta memberikan penguatan moril kepada personel yang bertugas di wilayah tersebut.
Tiba di Sugapa, Jermias didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Karo Rena, serta Koorspri Polda Papua Tengah. Ia kemudian menyambangi Mapolres Intan Jaya dan menerima paparan Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C.A. Samakori terkait perkembangan situasi keamanan dan kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Intan Jaya.
Selain menerima laporan, Kapolda berdialog langsung dengan personel untuk mendengar berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi anggota dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Jangan pernah merasa sendiri dalam melaksanakan tugas. Apa yang saudara-saudara lakukan di Intan Jaya memiliki arti penting bagi masyarakat. Tetap bekerja dengan hati, disiplin dan penuh tanggung jawab,” pesan Kapolda kepada anggota.
Jermias menegaskan, tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, membangun komunikasi dengan warga, dan memperkuat deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
“Laksanakan tugas dengan profesional. Jaga kekompakan, jangan mudah terprovokasi dan tetap kedepankan tindakan yang terukur. Keamanan tidak bisa dibangun hanya oleh TNI dan Polri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Usai mengunjungi Mapolres Intan Jaya, Kapolda menyambangi personel Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) dan Satgas TNI di wilayah Sugapa. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moril kepada personel yang menjalankan tugas pengamanan di tengah tantangan keamanan Intan Jaya.
Kapolda juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan warga.
Dari sektor keamanan, Jermias melanjutkan kunjungan ke Sekolah Dasar Bilogai, Sugapa. Di hadapan para siswa, ia memberikan motivasi agar anak-anak tetap tekun belajar dan berani meraih cita-cita untuk membangun masa depan Intan Jaya.
“Kalian adalah masa depan Intan Jaya. Rajin belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan takut untuk bermimpi. Suatu saat nanti kalianlah yang akan membangun daerah ini,” ungkapnya kepada para siswa.
Kapolda kemudian bertemu Bupati Intan Jaya Aner Maiseni untuk membahas perkembangan situasi keamanan serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Pertemuan itu menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan.
Menurut Jermias, keamanan merupakan fondasi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Situasi yang kondusif akan memberi ruang bagi warga beraktivitas, anak-anak bersekolah, serta roda pemerintahan dan pembangunan berjalan optimal.
“Harapan kita sederhana, Intan Jaya semakin aman dan kondusif. Kalau keamanan terjaga, masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, anak-anak bisa sekolah, roda pemerintahan dan pembangunan bisa berjalan, dan masyarakat benar-benar merasakan dampak positif dari kehadiran negara,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat Intan Jaya untuk bersama-sama menjaga keamanan serta tidak mudah terpengaruh informasi provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi kamtibmas.
Kunjungan Kapolda Papua Tengah tersebut menempatkan penguatan personel, pendekatan humanis, komunikasi dengan masyarakat, dan dukungan terhadap pendidikan sebagai bagian penting dalam membangun keamanan yang berkelanjutan di Intan Jaya. [*].











