Lepas Kontingen STG ke Jambi, Meki Nawipa Tekankan Toleransi dan Karakter Generasi Muda

oleh -1219 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) untuk mengikuti STG Tingkat Nasional XII Tahun 2026 di Provinsi Jambi. Keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat nilai keagamaan, membentuk karakter generasi muda, dan membawa nama baik Papua Tengah.

Pelepasan berlangsung di Aula Kantor Agama Kabupaten Nabire, Selasa (27/10/2026), dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Fiktor Fun, yang mewakili Gubernur Meki Nawipa.

banner 728x90

Dalam sambutan tertulisnya, Meki menegaskan bahwa STG bukan hanya ajang perlombaan, melainkan sarana memperdalam pemahaman ajaran Buddha, menumbuhkan kecintaan terhadap Dhamma, serta membentuk generasi muda yang berbudi pekerti luhur.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai luhur ajaran Buddha, seperti cinta kasih (metta), kasih sayang (karuna), simpati atas kebahagiaan orang lain (mudita), dan keseimbangan batin (upekkha), dapat semakin nyata diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Meki dalam sambutan tertulisnya.

Menurut Meki, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Papua Tengah yang mengedepankan persatuan, toleransi, kedamaian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengingatkan bahwa kontingen Papua Tengah membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah sekaligus memperkenalkan potensi dan keberagaman Papua Tengah kepada masyarakat Indonesia.

Karena itu, para peserta diminta mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, mematuhi arahan pembina dan ofisial, serta menjunjung tinggi disiplin, kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi terbaik,” pesan Meki kepada seluruh anggota kontingen.

Meski demikian, Meki mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kemenangan. Pengalaman, persahabatan, pembentukan karakter, dan kesempatan belajar dari peserta daerah lain juga menjadi bagian penting dari keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut.

Pemprov Papua Tengah, lanjutnya, mendukung pembinaan kehidupan keagamaan yang harmonis, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.

“Kita berharap keikutsertaan kontingen ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan umat Buddha dan pembangunan daerah,” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan menjadikan agama sebagai sumber nilai moral yang memperkokoh persatuan bangsa.

Kontingen STG Papua Tengah diharapkan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang pengalaman berharga dan prestasi terbaik bagi daerah.

Keikutsertaan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan menunjukkan bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari persatuan Indonesia. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.