Berita

Mahasiswa Jayawijaya Menggugat! Beasiswa Disorot, Pendidikan Daerah Didesak Dibongkar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Jayawijaya (HMPJ) di Kota Studi Jayapura melancarkan tekanan keras kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Mereka menuntut transparansi beasiswa sekaligus mendesak perbaikan menyeluruh sektor pendidikan yang dinilai masih bermasalah.

Aksi sikap ini disampaikan kepada awak media, Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang menjadi ajang evaluasi kondisi pendidikan, termasuk di Papua.

Ketua HMPJ, Alex Hisage, menegaskan persoalan utama terletak pada pengelolaan bantuan pendidikan yang dinilai belum transparan, tidak merata, dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan mahasiswa.

“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk menjamin transparansi dalam proses pemberian bantuan studi akhir bagi mahasiswa, khususnya pada tahap penyelesaian pendidikan. Hal ini penting agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Ia menekankan, kejelasan mekanisme, data penerima, hingga proses pencairan harus dibuka secara publik agar dapat diawasi bersama.

Selain itu, HMPJ juga menyoroti persoalan beasiswa afirmasi yang hingga kini dinilai belum diselesaikan secara tuntas oleh pemerintah daerah. Kondisi ini berdampak langsung pada keberlanjutan studi mahasiswa.

“Kami mendesak Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya untuk segera menyelesaikan seluruh kewajiban pembiayaan terhadap mahasiswa penerima beasiswa afirmasi. Ini menyangkut masa depan mahasiswa,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, HMPJ juga mengungkap persoalan klasik yang belum teratasi: minimnya fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah Jayawijaya, terutama di distrik terpencil.

Mereka menyebut masih banyak sekolah kekurangan ruang kelas, peralatan belajar, hingga akses pendukung yang layak.

“Kami meminta perhatian serius dari pemerintah daerah untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal dan berkualitas,” katanya.

Sorotan juga diarahkan pada kesejahteraan tenaga pengajar yang bertugas di 40 distrik. Menurut HMPJ, para guru masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan minimnya jaminan kesejahteraan.

“Pemerintah harus memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru, termasuk fasilitas pendukung bagi mereka yang bertugas di wilayah terpencil,” lanjutnya.

Untuk memperkuat tekanan, HMPJ meminta DPRK Kabupaten Jayawijaya, khususnya Komisi C, turut mengawal aspirasi ini agar ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami berharap DPRK bisa menjadi mitra strategis dalam mengawal kebijakan pendidikan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tambah Alex.

HMPJ menegaskan, seluruh tuntutan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap masa depan pendidikan di Jayawijaya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tidak hanya menerima aspirasi ini, tetapi juga segera mengambil langkah nyata dan berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di daerah,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pala Wondama Didorong Naik Kelas, FATETA UNIPA dan TEP 8 UI Siapkan Produk UMKM Bernilai Tambah

TELUK WONDAMA, TOMEI.ID | Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Papua (UNIPA) bersama Tim Ekspedisi Patriot…

3 jam ago

UNIPA Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu, Indonesia–Australia Perkuat Ketahanan Iklim Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai diarahkan pada pendekatan terpadu…

4 jam ago

KNPB Nabire Desak Peninjauan Perjanjian 1962, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Minta Mediasi Internasional

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire kembali menyoroti persoalan sejarah dan…

4 jam ago

Dinsos Papua Pegunungan Salurkan Bantuan ke Tujuh Panti, Lima Titik Sudah Terjangkau

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan bahan pokok kepada panti…

4 jam ago

DPRK Nduga Pacu Dua Raperda, Fokus Stabilkan Harga dan Perluas Kerja Sama Daerah

NDUGA, TOMEI.ID | Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga, Papua…

4 jam ago

Gubernur Meki Tegaskan Papua Tengah Benahi Tata Kelola Otsus, Data OAP Jadi Prioritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat pembenahan tata kelola Otonomi Khusus (Otsus)…

5 jam ago