Pemprov Papua Pegunungan Kirim Empat Pemuda Pelopor ke Yogyakarta untuk Tingkatkan Kapasitas dan Pengembangan UMKM

oleh -1211 Dilihat

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memberangkatkan empat pemuda pelopor hasil seleksi dari delapan kabupaten untuk mengikuti program pengembangan kapasitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Program tersebut diharapkan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) muda sekaligus mendorong lahirnya pelaku-pelaku penggerak pembangunan dan UMKM di Papua Pegunungan.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan, Dr. John Tabo, dalam apel pagi di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Senin (15/6).

banner 728x90

Dalam arahannya, Gubernur John Tabo meminta para peserta menjaga nama baik Papua Pegunungan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Yogyakarta.

“Sebagai saudara, kita semua dari Papua Pegunungan akan mengikuti kegiatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Laksanakan tugas dengan baik, ikuti semua arahan yang sudah disiapkan, dan bawa nama baik kita,” ujarnya.

Gubernur berharap keikutsertaan para pemuda tersebut dapat memberikan manfaat bagi daerah melalui pengalaman, pengetahuan, dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

“Semoga kegiatan di sana membawa manfaat, memperkuat persahabatan, serta menjadi pengalaman berharga untuk masyarakat Papua Pegunungan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Pegunungan, Timotius Matuan, mengatakan peserta yang diberangkatkan merupakan pemuda yang aktif dalam organisasi kemasyarakatan, keagamaan, maupun kegiatan sosial di daerah masing-masing.

“Pemuda yang berangkat adalah mereka yang aktif di organisasi, baik di gereja maupun komunitas, dan punya pengaruh di daerahnya. Tahun ini kita berangkatkan empat orang, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak,” katanya.

Menurut Timotius, program tersebut juga menjadi sarana belajar bagi para peserta yang bergerak di sektor usaha kecil dan ekonomi kerakyatan untuk melihat praktik pengembangan usaha yang telah berjalan di DIY.

“Ada yang bergerak di usaha kopi, kios, dan lainnya. Kendala yang mereka hadapi di sini akan dibandingkan dengan pengalaman di sana, sehingga bisa menjadi pembelajaran,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Pegunungan, Enggel B. Mote, menegaskan para peserta diharapkan dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada pemuda lainnya setelah kembali ke daerah.

“Kami harapkan mereka bisa berbagi pengalaman, menjadi motivator, dan mendukung pengembangan UMKM di daerah. Ke depan targetnya bisa menambah jumlah pemuda pelopor menjadi 10–15 orang,” ungkapnya.

Program pengembangan kapasitas tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Papua Pegunungan untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang kepemimpinan, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.