NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan birokrasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat kinerja pemerintahan, dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Papua Tengah, Eliezer Yogi, kepada wartawan di Nabire, Kamis (11/6/2026).
BACA JUGA: Pemprov Papua Tengah Perkuat Inovasi Birokrasi, Bidik Peningkatan Daya Saing Daerah
Menurut Eliezer, perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks mengharuskan pemerintah meninggalkan pola kerja konvensional serta menghadirkan berbagai terobosan sesuai tugas dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Pelayanan publik harus terus berkembang agar semakin cepat, tepat, dan efisien sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Untuk memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam membangun inovasi, Pemprov Papua Tengah terus melakukan pembinaan melalui berbagai kegiatan teknis, termasuk pendampingan penginputan indikator inovasi pada aplikasi Innovation Government Award (IGA) milik Kementerian Dalam Negeri.
Melalui kegiatan tersebut, operator OPD dibekali pemahaman mengenai 16 indikator inovasi daerah yang menjadi instrumen penilaian tingkat inovasi pemerintah daerah secara nasional.
BACA JUGA: SAPA Foundation Lampaui Target, Program Kursus Bahasa Inggris Jangkau 980 Siswa di Papua Tengah
Papua Tengah sebelumnya berhasil meraih peringkat pertama kategori inovasi di antara enam provinsi di Tanah Papua. Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif.
“Mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. Karena itu seluruh OPD harus terus berinovasi,” kata Eliezer.
Sebagai langkah lanjutan, BAPPERIDA Papua Tengah berencana menggelar Expo Inovasi Daerah sebagai wadah bagi OPD untuk memamerkan berbagai inovasi yang telah diterapkan sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah.
Kabupaten Mimika disebut sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan inovasi pelayanan publik dan menjadi rujukan bagi daerah lain, disusul Nabire serta sejumlah kabupaten lainnya di Papua Tengah.
Pemprov Papua Tengah berharap budaya inovasi terus tumbuh di seluruh perangkat daerah sehingga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh Papua Tengah. [*].










