WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan Dr. John Tabo, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seminar dan Ret-Ret Kaum Wanita Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Wilayah Yamo di Klasis Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, yang dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan senilai Rp200 juta serta bahan pangan untuk mendukung kelancaran kegiatan pembinaan rohani bertema “Wanita Dalam Rencana Allah” (Kejadian 2:18,22).
Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, mewakili Gubernur kepada panitia dan jemaat di Kuyawage, Rabu (29/7/2026). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen memperkuat pelayanan gereja, pembinaan perempuan, dan ketahanan keluarga di daerah.
Dalam sambutannya, Yanius mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak dinilai dari besarnya nominal, tetapi dari ketulusan pemerintah dalam mendukung pelayanan umat.
“Jangan lihat dari besar dan kecil bantuan, tetapi lihat hati yang memberi. Lebih dari itu, Tuhan akan berperkara melalui doa-doa hamba Tuhan, kaum, dan seluruh jemaat,” ujar Yanius Telenggen.
Ia juga mengajak seluruh jemaat terus memperkuat kehidupan doa sebagai fondasi membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.
“Kami mewakili pemerintah provinsi menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya seminar dan ret-ret ini. Semoga membawa dampak baik bagi pelayanan dan kemajuan keluarga demi kemuliaan Tuhan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Pemprov Papua Pegunungan menyalurkan uang tunai Rp100 juta, beras 1,5 ton, gula dua karung, kopi lima karton, dan teh kemasan. Selain itu, Yanius Telenggen secara pribadi turut memberikan uang tunai Rp100 juta dan beras satu ton, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp200 juta disertai kebutuhan pokok.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung setelah Yanius Telenggen tiba di Kuyawage menggunakan pesawat Caravan MAF, mengingat akses menuju wilayah tersebut masih mengandalkan transportasi udara.
Seminar dan Ret-Ret Kaum Wanita GIDI Wilayah Yamo akan berlangsung selama enam hari dengan rangkaian seminar, pembinaan rohani, dan ret-ret yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam keluarga, pelayanan gereja, dan kehidupan bermasyarakat. [*].










