Pemkab Tolikara Serap Aspirasi Mahasiswa di Manokwari, Asrama dan Bantuan Pendidikan Jadi Sorotan

oleh -1175 Dilihat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara menyerap aspirasi mahasiswa asal Tolikara yang sedang menempuh pendidikan di Kota Studi Manokwari dalam pertemuan yang berlangsung di Kontrakan Lanny Jaya, Jalan Mulyono, Manokwari, Senin (20/7/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan, sekaligus menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan mahasiswa mengenai kebutuhan yang dinilai mendesak.

banner 728x90

Berdasarkan hasil pantauan redaksi tomei.id, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian, di antaranya keterlambatan penyaluran bantuan pendidikan, biaya kuliah, keterbatasan fasilitas tempat tinggal, hingga belum terealisasinya pembangunan asrama mahasiswa.

Selain berdialog dengan mahasiswa asal Tolikara, rombongan pemerintah juga dijadwalkan menemui mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya yang sedang menempuh pendidikan di Manokwari untuk mendengarkan aspirasi serupa.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan sekaligus penghubung Pemerintah Kabupaten Tolikara dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Desmon Wanimbo, mengatakan kehadirannya di Manokwari merupakan tugas pemerintah untuk menerima dan menghimpun seluruh aspirasi mahasiswa.

“Saya hadir untuk mendengarkan secara langsung seluruh keluhan dan kebutuhan adik-adik mahasiswa, kemudian menyampaikannya kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara maupun Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan agar dapat menjadi perhatian bersama,” ujar Desmon.

Ia mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan diteruskan kepada pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Desmon juga menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara melalui sambungan telepon agar berbagai keluhan mahasiswa dapat didengar secara langsung oleh instansi yang membidangi pendidikan.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Mahasiswa Tolikara menyampaikan bahwa pembangunan asrama mahasiswa menjadi kebutuhan yang paling mendesak. Menurut mereka, pemerintah daerah pada periode sebelumnya telah membeli sebidang tanah di kawasan Gunung Meja, Amban, sebagai lokasi pembangunan asrama. Namun hingga kini pembangunan tersebut belum direalisasikan.

“Kami berharap pembangunan asrama mahasiswa dapat diprioritaskan pada tahun anggaran berjalan sehingga mahasiswa Tolikara memiliki tempat tinggal yang layak dan dapat mengikuti perkuliahan dengan lebih tenang,” katanya.

Selain pembangunan asrama, mahasiswa juga meminta pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pendidikan, termasuk pembayaran biaya kuliah dan kebutuhan penunjang studi lainnya agar tidak menghambat proses perkuliahan.

Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tolikara menyatakan seluruh masukan mahasiswa diterima dan akan disampaikan kepada pimpinan daerah sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan layanan pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa berharap komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan mahasiswa di Kota Studi Manokwari dapat ditindaklanjuti secara bertahap melalui program dan kebijakan yang konkret. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.