Wagub Papua Tengah Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Gizi Anak dalam Peluncuran Program UNICEF 2026–2030

oleh -1110 Dilihat

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan dan layanan dasar, saat menghadiri peluncuran Program Kerja Sama Pemerintah Indonesia dengan UNICEF periode 2026–2030 di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam forum nasional tersebut, Wagub tampil membawa isu ketimpangan akses pendidikan dan gizi di wilayah Papua Tengah, sekaligus menyatakan kesiapan Papua Tengah menjadi bagian aktif dalam implementasi program bertajuk “Bersama untuk Setiap Anak Indonesia”.

banner 728x90

“Tidak boleh ada satu pun anak di Papua Tengah yang tidak bersekolah. Pendidikan wajib harus ditegakkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari program UNICEF yang sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, dan kini kembali diperkuat dengan fokus pada pendidikan dasar, layanan kesehatan, serta pemenuhan gizi anak secara terpadu.

Menurut Wagub, pendekatan UNICEF yang menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sejalan dengan kebijakan Papua Tengah yang telah menerapkan pendidikan gratis dan mendorong wajib belajar bagi seluruh anak.

“Program ini harus menyentuh langsung masyarakat di kampung-kampung, terutama anak-anak yang selama ini belum mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan secara layak,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia menuju target Indonesia Emas 2045.

Program ini juga akan bersinergi dengan kebijakan prioritas nasional, termasuk program pemenuhan gizi anak dan intervensi layanan dasar di daerah rentan, dengan cakupan 13 provinsi prioritas di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah pusat dan daerah, termasuk Papua Tengah, diharapkan mampu memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak dasar mereka, sekaligus memperkuat fondasi generasi unggul di masa depan. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.