Bupati Puncak Berangkatkan 317 Siswa, Gubernur Meki Sebut Ini Langkah Tepat Hadapi Masa Depan

oleh -1185 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengapresiasi langkah Bupati Puncak, Elvis Tabuni, yang memberangkatkan 317 putra-putri daerah melalui Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas 2026 untuk melanjutkan pendidikan di Semarang, Jawa Tengah. Program tersebut dinilai sebagai investasi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan menentukan masa depan Papua Tengah.

Pelepasan peserta berlangsung di Aula Negelar, Ilaga, Senin (29/6/2026), dan diwakili Staf Ahli Bupati Puncak, Elkana Rumaropen. Seluruh peserta selanjutnya akan menjalani pembinaan pendidikan di bawah Yayasan Binterbusih, Semarang.

banner 728x90

“Saya selaku Gubernur Papua Tengah sangat apresiasi kepada Bupati Puncak Elvis Tabuni, ini langkah yang tepat dan sejalan dengan visi provinsi, yakni membangun Papua Tengah dari sumber daya manusianya sendiri. 317 anak ini adalah investasi jangka panjang yang kelak kembali mengabdi membangun daerah,” ujar Meki Nawipa.

Menurutnya, Program Puncak Cerdas menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda, terutama di wilayah pegunungan yang masih menghadapi keterbatasan sarana pendidikan dan tingginya tantangan geografis.

Meki menilai, pengiriman ratusan pelajar ke luar Papua bukan sekadar pemberian beasiswa, melainkan strategi membangun SDM unggul yang kelak menjadi penggerak pembangunan daerah.

“Mengirim ratusan anak daerah melanjutkan studi adalah modal pembangunan jangka panjang yang tidak ternilai harganya. Ketika mereka berilmu dan berkarakter, merekalah yang nanti akan menggerakkan kemajuan di tanah kelahirannya sendiri,” katanya.

Ia menegaskan, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia. Tanpa SDM yang kompeten, pembangunan infrastruktur tidak akan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Tanpa SDM yang andal, hasil pembangunan tidak akan bertahan lama. Program ini jawaban atas keterbatasan akses pendidikan tinggi di daerah terpencil,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak pemerintah kabupaten lain di Papua Tengah mengembangkan program serupa melalui pola kerja sama yang berkelanjutan. Menurutnya, investasi pada pendidikan merupakan fondasi utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, serta melahirkan generasi yang siap kembali membangun tanah kelahirannya. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.